Panyabungan| menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2021, harga beberapa macam sembako di Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan
Seperti di pasar baru Panyabungan, harga cabai merah Siborong-borong semula Rp 38 ribu perkilogram kini harganya mencapai Rp 50 ribu perkilogram untuk hari ini, Selasa (22/12/2020)
Begitu juga dengan harga ayam potong, sebelumnya dikisaran Rp 26 ribu perkilogram, sekarang drastis naik menjadi Rp 32 ribu perkilogram.
Harga ikan mas juga mengalami kenaikan, semula dengan harga Rp 28 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 30 ribu perkilo
Rahma Nasution (55) alias tabak pedagang cabai di pasar baru Panyabungan mengaku harga beberapa sembako naik mulai dari sepekan lalu.
“pekan lalu harga cabai siborong-borong masih Rp 38 ribu, sekarang menjelang tahun baru harga naik menjadi Rp 50 ribu. Kami beli seharga Rp 50 ribu dan dijual Rp 52 ribu, saya rasa tidak sebanding dengan susut harganya, ditambah dengan plastiknya, diperkirakan untung saya hanya Rp 1 ribu perkilogram. Untuk penjualannya, saya sendiri yang membagikan untuk para pedagang kecil di pasar ini, biasanya cabai saya sehari terjual 400 kilo, semenjak mengalami kenaikan harga, penjualan menurun, kini hanya 200 kilogram perhari,” kata Rahma alias Tabak.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Madina, Jhon Amriadi membenarkan kenaikan harga sembako tersebut, ia mengatakan setiap hari ada daftar harga di Pasar yang ditemui langsung oleh penyuluh Disperindag.
“Benar, harga sebagian sembako di Madina mengalami kenaikan, daftar harga sembako kita ada, setiap hari mungkin berubah, bisa naik, bisa juga turun,” ungkap jhon.
Ia mengatakan apabila pedagang menimbun harga di luar batas wajar, pihak Disperindag Madina tidak ada ikut campur tangan.
“Jika si pedagang menimbun harga, jualannya pasti tidak laku, untuk sanksi itu tidak wewenang kita, itu sudah tugas kepolisian,” tutupnya. (MN-08)






