PANYABUNGAN, – Sejumlah Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di Kabupaten Mandailing (Madina) mendesak Satuan Polisi Pamong Praja tetap melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) sejumlah hotel di Kecamatan Panyabungan meskipun masih bulan ramadan.
Ormawa tersebut yakni Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) diketuai Budi Santoso, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ali Musa dan Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (IM3), Mahfuz Rosyadi Lubis.
Mereka memiliki pendapat yang hampir sama, mengingat Kabupaten Madina dikenal oleh masyarakat luas kota serambi makkah Sumatera Utara. Menurutnya, pemerintah daerah jangan kecolongan dan terbuai karena bulan ramadan tidak ada yang melakukan perbuatan haram seperti memasuki hotel.
Menurut Rosyadi, sebagian pasangan muda-mudi bukan muhrim mengambil momen yang tepat pada bulan ramadan untuk memuaskan nafsu belaka laki-laki hidung belang, apalagi menjelang lebaran kebutuhan semakin meningkat.
”saya berfikir seperti itu. Kebutuhan meningkat, perempuan malam ataupun yang berstatus lain menyempatkan momen bulan ini untuk bekerja memuaskan nafsu lelaki hidung belang karena kebutuhan mereka semakin meningkat menjelang lebaran,” katanya, Jum’at (15/4/2022).
Budi Santoso juga mendesak Satpol PP Madina melakukan Operasi Pekat seperti biasanya di sejumlah hotel di Panyabungan. Sebab, saat ini menurutnya, banyak orang yang tidak memandang kesucian bulan ramadan demi memenuhi kebutuhan hidup dan nafsu belaka.
Bukan hanya Pekat, Budi meminta semua stakeholder mulai dari Satpol PP, TNI, Polri, Pemda dan DPRD ikut serta memberantas judi, pesta miras, narkoba dan bentuk perbuatan terlarang lainnya yang merusak citra bulan suci ramadan.
”baru-baru ini ada kami peroleh informasi dari beberapa masyarakat, pasangan muda-mudi bukan muhrim tetap masuk hotel. Tentunya kita tidak melihat apa yang mereka lakukan, namun sudah bisa kita nilai jika tidak muhrim, sudah berbuat terlarang,” ujarnya.
”untuk pengusaha hiburan agar sadar menutup aktivitas yang berbaur demi mewujudkan pelaksanaan ibadah puasa pada bulan suci penuh maghfirah,” pesanya.
Ali Musa mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kekondusifan serta perbuatan terlarang demi menyambut hari kemenangan.
”kita tingkatkan ibadah dalam mengharapkan ridho Allah SWT. Apalagi saat ini tepat pada bulan ramadan, mari berlomba-lomba dalam kebaikan menuju hari kemenangan,” ungkapnya.
Atas nama PMII Kabupaten Madina, Musa berharap pihak terkait tetap istiqamah dalam memberantas perbuatan terlarang demi mewujudkan kenyamanan masyarakat dalam menunaikan ibadah. (MN-08)











