PANYABUNGAN, – Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga turut menanggapi peristiwa yang terjadi di Pantai Langunei atau Pantai Tompek di Desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Sabtu kemarin.
Kepada MohgaNews, Munir menyampaikan turut berduka dan prihatin atas musibah yang menyebabkan empat orang anak meninggal dunia. Kejadian tersebut harus jadi pelajaran bagi pemerintah dalam pengelolaan tempat wisata terkhusus bagi Pemerintah Kabupaten Madina
“Pertama kami merasa prihatin dan turut berduka atas musibah di pantai Tompek, Madina. Kejadian ini harus jadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkhusus bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan wisata ramah anak,” kata Munir
Tokoh muda Sumatera Utara ini mengatakan seharusnya setiap objek wisata men-design konsep ramah anak, sehingga keamanan dan keselamatan pengunjung terjaga.
“Konsep ramah anak ini harus diterapkan. Setiap objek wisata pengunjungnya tidak terlepas dari kalangan anak. Di sini pemerintah hadir menekankan kepada pihak pengelola supaya menyiapkan dan menerapkan wisata yang ramah anak. Sehingga tidak menambah catatan korban di tempat wisata,” jelas dia
Pria yang akrab disapa Munir ini menyebut LPA Sumatera Utara siap bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk men-desain tempat wisata ramah anak yang bertujuan memberikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung terkhusus kalangan anak-anak. (MN-01)












