MohgaNews|Madina – Kapolres Mandailing Natal (Madina) menerima kunjungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madina, Selasa (21/7/2020).
Hadir Ketua PWI Madina Muhammad Ridwan Lubis, Sekretaris Abdul Holik, Bendahara Zamharir Rangkuti dan anggota lainnya seperti Jeffry Barata Lubis dan Putra Saima.
Pada kunjungan itu Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK mengajak PWI dan media bekerja sama dengan Kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Madina.
Horas mengatakan peran media dan pers amat dibutuhkan dalam menjaga kondusifitas daerah melalui penyampaian informasi dan pemberitaan yang sejuk dan berdasarkan fakta-fakta di lapangan.
“Media dan pers amat penting untuk menjaga Kamtibmas dan kondusifitas di tengah masyarakat. Media harus berpegang teguh pada undang-undang Pers yaitu menyampaikan informasi yang berimbang, menyejukkan, dan mengandung unsur edukatif,
“Yang bahaya itu apabila membuat berita atau menyampaikan hal-hal yang menghasut, atau merusak kondusifitas. Mudah-mudahan kita tidak membuat pemberitaan yang seperti itu,” katanya.
Kapolres Madina menyampaikan terima kasih kepada segenap media dan pers yang telah berperan dalam menyampaikan informasi yang benar dan akurat. Ia meminta supaya informasi yang berimbang terus dipertahankan.
“Mari kita menjaga Kamtibmas di daerah kita ini sesuai kapasitas dan tugas kita masing-masing,” pesannya
Sementara Ketua PWI Madina Muhammad Ridwan Lubis mengatakan siap bekerja sama dengan Polres Madina maupun pihak lain untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Madina.
“Pada prinsipnya kita sangat sepakat untuk menjaga Kamtibmas dan kondusifitas. Karena bukan hanya tugas Kepolisian saja sebenarnya. Daerah ini menjadi tanggung jawab kita semua,
“Tentu kita berharap media ikut mendukung Kamtibmas melalui kapasitas kita di bidang pemberitaan dan penyampaian informasi. Karena dalam pasal 3 undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers jelas disebutkan fungsi media atau Pers yaitu sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Karena itu, media harus memuat konten berita yg berimbang dan tidak menyudutkan pihak lain,” jelas Ridwan. (MN-01)










