BATAHAN – warga Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh karena kondisi jalan penghubung Kecamatan Batahan dengan Kecamatan Sinunukan rusak parah dan sulit untuk dilalui kendaraan.
Terkhusus bagi warga Desa Batahan III, Batahan II, Batahan I, Banjar Aur dan Desa Bintungan Bejangkar. Kondisi ini semakin parah saat musim hujan seperti yang terjadi tiga bulan belakangan.
Menurut pengakuan warga, pemerintahan desa setempat dibantu masyarakat dan alat berat dari perusahaan di sana misalnya PT Palmaris Raya sudah berulang kali melakukan perbaikan tapi tetap saja kembali rusak, hal ini disebabkan kondisi jalan yang rendah dan tanah yang lembab, sehingga timbunan pada jalan tidak bertahan lama.
Toni, Kepala Desa Bintungan Bejangkar Kecamatan Batahan ketika dikonfirmasi mohga News saat melakukan perbaikan jalan bersama warga membenarkan hal itu.
“Sudah berulang kali kita adakan perbaikan seperti ini, tapi tetap juga rusak, Sertu yang kita timbunkan tidak bertahan lama. Kondisi ini menyulitkan masyarakat terutama bila musim hujan,” keluhnya yang ditemui Mohganews di lokasi jalan rusak, Kamis (7/12/2023).
“Kalau cuaca bagus jalan ini aman, tapi kalau cuaca hujan tidak bisa dilewati,” tambahnya.
Camat Batahan Sukiman SE saat ditanya mengenai perbaikan jalan tersebut juga mengucapkan hal yang sama.
Warga berharap pemerintah memberikan perhatian memperbaiki jalan rusak Batahan-Sinunukan.
“Jalan salah satu akses kehidupan masyarakat untuk dapat mengeluarkan hasil kebun dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Berhubung jalan ini sebagian jalan Provinsi Sumatera Utara dan sebagian lagi jalan Pemda Mandailing Natal, harapan masyarakat kepada pihak pemerintah Provinsi maupun Kabupaten untuk melakukan pengerasan dan pengaspalan karena jalan tersebut tidak pernah tersentuh bangunan yang memadai,” harap mereka. (MAD)












