MADINA, Mohga – sejumlah guru di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh karena sudah tujuh bulan tidak gajian. Sedangkan SK (surat keputusan) pengangkatan menjadi guru PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) belum juga mereka terima.
“Sudah tujuh bulan kami tidak gajian, kami dililit hutang, sedihnya lagi orang tak mau kasi pinjaman hutang karena tidak pernah bisa kami bayar,” keluh MD, guru honor yang ditetapkan lulus PPPK formasi tahun 2022, Selasa (1/8/2023)
“Kami bersama beberapa guru membaca berita di mohganews bulan ini akan diserahkan SK, tapi belum ada tanggal penyerahannya,” katanya lagi.
Senada disebutkan Ani, salah satu guru PPPK yang lulus formasi tahun 2022. Ia berharap pemerintah secepatnya menyerahkan SK guru PPPK agar mereka bisa dapat gaji
“Kami harap secepatnya diserahkan agar kami bisa dapat gaji, karena selama tujuh bulan ini kami meminjam uang untuk kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya.
Sebelumnya, Plt Kepala BKPSDM Madina Abdul Hamid Nasution mengatakan SK guru PPPK akan diserahkan pada bulan Agustus
“Bulan Agustus ini akan kita serahkan, pak bupati juga sudah selesai tandatangani, tinggal penyerahannya,” kata Hamid lewat sambungan telepon selulernya, Senin (31/7/2023) kemarin.
Diketahui CPNS diangkat ke PNS Formasi 2019 di Kabupaten Madina berjumlah 212. SK 100 persen PNS ini akan diserahkan pada Agustus ini. Sedangkan 964 P3K Guru, SK akan diserahkan setalah penyerahan petikan SK PNS selesai dilaksanakan. (MN-08)






