MADINA – Pelaksanaan Survei Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan (RSUD Panyabungan) yang berlangsung mulai tanggal 10 hingga 13 Desember 2025 di komplek Rumah Sakit, tepatnya Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina, mendapat apresiasi dari Direktur dr. Muhammad Rusli Pulungan, SP. THT.KL (K).
Apresiasi didasarkan atas sikap profesionalisme tim surveior dalam melaksanakan telusur implementasi yang bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan dan sistem di rumah sakit dengan mengikuti alur pelayanan pasien atau proses tertentu secara menyeluruh dengan metode observasi, simulasi dan wawancara.
Survei yang digelar oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) itu menghadirkan dr. Iskandar Chandra, M.Kes, FISQua, KMK, CHQP dan Mompang Tua Parlagutan, S. Kep, Ners, M. Kep sebagai surveior.
“Proses survei akreditasi begitu ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen, alkes dan lainnya diperiksa secara detil dan spesifik. Itu menunjukkan sikap profesionalisme surveior,” terang dokter lulusan Universitas Andalas Padang itu pada mohganews, Jumat (12/12/2025).
“Merupakan suatu kebanggan bagi kita apabila RSUD Panyabungan dinyatakan lolos Akreditasi Paripurna mengingat ketatnya proses tersebut. Kita berupaya maksimal, tentunya kita berharap bisa mendapat penilaian positif dan hasil terbaik dalam proses ini. Dan RSUD Panyabungan menjadi kebanggan masyarakat Mandailing Natal,” sambungnya
Pantauan awak media, tim surveior terbagi atas dua dua kelompok: surveior manajemen dan surveior asuhan yang masing-masing didampingi pihak RSUD Panyabungan.
Berbagai aspek menjadi perhatian dan tak luput dari penilaian, seperti dokumen, kelengkapan alkes dan fasilitas, manajemen dan pelayanan, SOP penanganan code-red hingga penerapan cuci tangan.
Selanjutnya, survey akreditasi akan dilanjutkan pada Sabtu (13/12/2025) dengan rundown santiaji serta penyampaian laporan penutup. (SAN)












