Bupati Madina Sebut Aksi Singkuang Ditunggangi Karena Ada yang Bantu Logistik

MADINA, Mohga – Bupati Madina Muhammad Jafar Sukhairi Nasution mengumpulkan wartawan di aula setdakab, Rabu (29/3/2023)

Pada kesempatan ini Muhammad Jafar Sukhairi mengungkapkan pemerintah bukan tidak perduli kepada masyarakat Singkuang 1 Kecamatan Muara Batang Gadis yang sedang berjuang mendapatkan hak kebun plasma dari perusahaan perkebunan PT Rendi Permata Raya. Namun Bupati Madina menyebut persoalannya hanya pada penentuan lokasi lahan. Masyarakat menginginkan harus berada di dalam HGU.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengutarakan dugaannya ada sekelompok orang yang memanfaatkan dan menunggangi masalah tersebut. Hal itu berdasarkan dengan adanya pihak tertentu yang berpartisipasi memberikan bantuan logistik kepada masyarakat

“Saat ini logistik mengalir terus ke Singkuang, karena ini sudah memasuki tahun politik. Saya bahkan tahu grup mana yang menyalurkan logistik pada hari tertentu,” katanya lagi.

Tak sampai di situ, dirinya juga menyampaikan terkait dugaan koperasi bahkan ikut menghalangi proses permasalahan lahan plasma.

“Penanganan masalah lokasi plasma, seperti yang diketahui, 100 Ha jelas sudah ada di data Kades, Camat dan perusahaan. Sebenarnya sudah ada 200 Ha lagi, tinggal pembebasan lahan, cuma koperasi juga ikut-ikutan blunder. Seolah olah ikut menghalangi proses tersebut. Kita pun bingung jadinya,” ujarnya.

“Koperasi itu sendiri dulunya pernah dualisme. Dan baru selesai setelah kami turun tangan,” klaim Sukhairi.

Saat disinggung wartawan soal lokasi lahan 100 Ha yang telah diganti rugi, Sukhairi mengaku ia jbelum mengetahui persis di mana lokasinya.

Ketika disinggung salah satu wartawan (Roy Adam) mengenai lokasi lahan 100 Ha yang telah diganti rugi, Sukhairi mengatakan bahwa dirinya juga belum tahu persis lokasinya.

“Kalau untuk lokasi dan titik koordinat, saya belum tahu dimana, tapi yang jelas ada di wilayah Madina,” ucapnya.

Temu pers ini turut hadir Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza SIk, Dandim 0212/TS Letkol Inf Amrizal Nasution, Kajari Madina, Danramil 13/Panyabungan, serta Sekda Madina, Asisten II, Kepala Dinas Kominfo dan puluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di Madina. (MN-07)