Bupati Lepas 29 Kontingen Madina Ikuti Porsadin Tingkat Sumut

MADINA, Mohga – setelah melalui seleksi dan kompetisi di tingkat kecamatan dan kabupaten, sebanyak 29 santri diniyah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebagai kontingen perwakilan Madina untuk mengikuti pekan olahraga santri dan seni antar diniyah (Porsadin) tingkat provinsi Sumut tahun 2022 yang akan berlangsung pada tanggal 15 s/d 16 Oktober 2022 mendatang di Kabupaten Padang Lawas (Palas) ditunjuk sebagai tuan rumah.

Acara pelepasan ke-29 kontingen tersebut dilaksanakan di masjid agung Nur ala Nur pada Jum’at (14/10/2022) dan diberangkatkan langsung Bupati Madina H Muhammad Jafar Sukhairi Nasution didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Madina.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Madina, Bahruddin Juliadi menyampaikan Porsadin ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni islami.

“Sebagai upaya meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni islami, serta menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dan juga sebagai ajang silaturrahim antara lembaga Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah. Dan lagi, pada Porsadin ini, kita mengirimkan 29 kontingen yang mengikuti 12 cabang perlombaan,” ujar Bahruddin.

Bupati Madina dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan ucapan selamat kepada kontingen maupun official, pelatih dan juga para guru yang telah bekerja keras mendidik dan mendoakan keberhasipan murid-murid Diniyah.

“Tentunya atas nama Pemkab Madina berterima kasih dan mengucapkan selamat jalan kepada anak kami. Kami yakin anak-anak kami bagian dari putra putri terbaik Kabupaten Mandailing Natal yang akan mengikuti perlombaan di Padang Lawas. Dengan doa orang tua dan para guru Insyaallah saya berharap akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan kemampuan harus terus ditingkatkan karena Negeri ini berada di pundak anak kami nantinya. Kami yakin generasi yang Islami dan generasi yang kuat bisa memimpin bangsa ini,” harap Sukhairi.

“Bukan hanya lomba tapi juga untuk memaknai isi kandungan Alquran. Kami berdoa anak kami selamat dan menorehkan prestasi. Kepada guru pembimbing melakukan pengawasan, sholawat diperbanyak untuk meraih cita cita yang diinginkan. Nanti saya akan memberikan sekadar bantuan kepada 29 orang yang akan mengikuti lomba,” pungkas bupati

Acara pelepasan santri tersebut ditutup dengan pemberian uang jajan oleh Bupati Madina kepada seluruh calon peserta. (MN-07)