Bawaslu Pakai Anggota Lama dalam PSU Pilkada Madina

0
512

Panyabungan | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah mengikuti rapat koordinasi bersama Bawaslu RI setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina 2020 Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 3 TPS.

Hasil dari rapat tersebut, bidang penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu berbeda dalam hal penggantian petugas di tingkat Kecamatan dan Desa.

Ketua Bawaslu Madina, Joko Arief Boediono melalui Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Yafisham kepada MohgaNews menjelaskan seluruh penyelenggara di Kecamatan dan Desa tetap diaktifkan sebagaimana sebelumnya.

“Terkait pelaksanaan pengawasan PSU di jajaran Pengawas atau sesuai dengan surat edaran Bawaslu RI dilaksanakan pengaktifan kembali , bukan perekrutan dengan artian jika masih memenuhi syarat pada saat lulus kemarin,” kata Yafisham, Minggu (4/4/2021).

Namun, untuk jadwal mulai bertugas, Yafis mengungkapkan untuk saat ini masih diadakan rapat penyesuaian anggaran bersama KPU Madina.

“Belum aktif bertugas, kita masih mengadakan rapat membahas anggaran bersama KPU dan masa kerjanya juga nanti akan sesuai dengan tahapan KPU,” ungkapnya

Terakhir, Komisioner bagian SDM itu berharap kepada seluruh pengawas dilapangan agar tetap konsisten mengemban amanah dalam bertugas.

“Bekerjalah sesuai bidang masing-masing, jadilah manusia jujur sehingga pesta demokrasi ini berjalan dengan baik,” harapnya

Dapat diketahui, Pilkada Madina 2020 pasca putusan MK dilakukan PSU di 3 TPS 24 April 2021 yaitu 2 TPS di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara dan 1 TPS di Desa Bandar Panjang Tuo Kecamatan Muara Sipongi. (MN-08)