MADINA – Puluhan petani di Desa Sayur Matua, Kecamatan Naga Juang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution. Hal ini menyusul kunjungan langsung Bupati ke lokasi lahan pertanian yang rusak akibat bencana alam pada November 2025 silam.
Sulhanuddin, salah satu petani di Saba Lama, Desa Sayur Matua, mengaku lega setelah Bupati turun tangan memastikan percepatan perbaikan lahan yang telah rusak total tersebut. Ia menyebutkan bahwa kehadiran orang nomor satu di Madina itu memberikan kepastian di tengah ketidakpastian yang mereka alami selama beberapa bulan terakhir.
“Sewaktu kami berkunjung ke ruang Sekda pada awal April lalu, dijanjikan pengerjaan dalam dua pekan, namun sempat belum terealisasi. Alhamdulillah, hari ini Bapak Bupati langsung ke lokasi untuk memastikan pengerjaan dilakukan oleh pihak rekanan agar selesai tepat waktu,” kata Sulhanuddin, Senin (27/4/2026).
Bagi para petani, kepastian perbaikan ini merupakan angin segar. Pasalnya, sejak bencana melanda, mereka kehilangan mata pencaharian utama karena tidak bisa turun ke sawah.
“Ini adalah harapan kami untuk bisa bertani kembali. Sejak bencana kemarin kami vakum, dan sekarang ada titik terang untuk kembali mencari penghidupan dari lahan pertanian tersebut,” tambahnya.
Kawal Aspirasi, Zubaidah Nasution Tuai Apresiasi Petani
Selain kepada Pemerintah Kabupaten, Sulhan juga menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Madina, Zubaidah Nasution. Menurutnya, aspirasi para petani terkait penderitaan selama lima bulan terakhir yang menyebabkan mereka melewati dua kali siklus masa tanam dikawal dengan baik hingga membuahkan hasil.
“Ibu Zubaidah sangat memikirkan penderitaan kami. Terima kasih, semoga beliau selalu diberikan kesehatan agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Nagajuang,” ungkapnya.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, luas lahan pertanian yang terdampak di Saba Lama mencapai kurang lebih 17 hektar. Proses perbaikan, termasuk pengerukan irigasi Aek Namora, dijadwalkan mulai dikerjakan pada Jumat pekan ini. Pihak kontraktor berkomitmen menyelesaikan seluruh pengerjaan dalam kurun waktu dua minggu sejak dimulai. (FAN)












