1 Pasien Covid-19 Asal Sidimpuan Meninggal, Madina Harus Tingkatkan Pengawasan

MohgaNews|Madina – 1 orang status Pasien Dalam Perawatan (PDP) Corona Virus Disease (Covid-19) asal kota Padangsidimpuan meninggal dalam perjalanan menuju RSUP Adam Malik Medan, Sabtu (4/4).

Pasien ini dirujuk dari Kota Padangsidimpuan atas dasar permintaan keluarga korban. Pasien diberangkatkan dari Psp sekitar pukul 23.45 WIB, Jumat (3/4).

Diketahui, pasien yang meninggal dunia tersebut merupakan seorang pedagang di pusat perbelanjaan di kota Padangsidimpuan.

Menanggapi hal itu, tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) Saparuddin Haji Lubis kepada wartawan, Sabtu malam (4/4) di Panyabungan mengatakan, kasus Covid-19 yang telah menyebabkan satu orang warga meninggal dunia harus disikapi oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Madina.

“Satu korban status PDP Covid-19 asal Sidimpuan yang meninggal hari ini harus disikapi Pemerintah Kabupaten Madina melalui Gugus tugas. Ini bukan main-main. Gugus tugas harus perketat penjagaan akses masuk ke Kabupaten Madina. Karena kita tidak tahu ada warga kita dari Madina yang kontak pisik dengan korban ini, apalagi korban tersebut pedagang di pasar Padangsidimpuan,” kata Saparuddin Haji.

Pria yang familiar disapa Akong itu mengungkapkan, penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Madina dinilainya masih kurang optimal. Apalagi beberapa hari belakangan ini banyak pemberitaan mengenai penjagaan di posko perbatasan sering tidak ada petugas.

“Kita melihat gugus tugas belum optimal bekerja. Kita bukan menyalahkan siapapun dalam persoalan ini. Tapi, kita ingin penanganan virus Corona ini dilakukan maksimal, petugas yang diberi tugas harus melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Jangan kita menganggap ini hal sepele, Pemerintah dan semua pemangku kepentingan di daerah ini harus bersinergi melawan Covid-19,” kata Akong.

Ia juga berharap setiap orang yang sudah ditetapkan dengan status ODP maupun PDP di Kabupaten Madina agar mengikuti semua anjuran tenaga medis.

“Saya kira kita semua sama-sama sudah tahu, yang ODP maupun PDP agar dengan rela mengikuti isolasi sesuai anjuran tenaga medis. Karena ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, mari kita semua penuh kesadaran untuk melakukan upaya memutus rantai penyebarannya,” ujarnya. (MN-02)