MADINA, Mohga – kondisi jalan menuju Desa Panjaringan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memprihatinkan. Sebab, puluhan tahun jalan tersebut tidak pernah disentuh pembangunan
Warga pun meminta perhatian Pemkab Madina supaya jalan rusak parah itu segera diperbaiki atau dibangun.
Panjaringan merupakan Desa paling ujung di seberang Batang Gadis Kecamatan Tambangan, Desa yang terletak 4 kilo Meter dari Rao – Rao Dolok ini dihuni sekitar 150 rumah tangga. Mayoritas sumber penghasilan masyarakat dari kebun karet. Infrastruktur jalan ini berdampak bagi pada ekonomi warga.
Mohganews juga mengonfirmasi warga bahwa perbaikan jalan rusak itu sudah sering diusulkan namun belum ada tindaklanjutnya. Pantauan di lokasi ada sekitar empat kilometer jalan rusak parah di Rao-rao Dolok menuju Desa Panjaringan.
Erwin Rangkuti, warga Panjaringan mengungkapkan kerusakan jalan ini berdampak pada kebutuhan hidup masyarakat. Misalnya akses untuk mendapat layanan kesehatan di Puskesmas, warga harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Pun dengan anak sekolah yang berangkat setiap hari. Sehingga banyak anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya dikarenakan kebutuhan yang tinggi.
“Saya sendiri sudah merasakan langsung sakitnya karena jalan rusak ini. Dua tahun lalu istri saya melahirkan dan harus dibawa ke Puskesmas, tapi sebelum sampai ke sana istri saya melahirkan di perjalanan, itu karena jalan rusak,” keluh Erwin.
“Kejadian begini bukan cuma sama istri saya, tapi ada beberapa warga yang mengalami melahirkan di tengah jalan karena susahnya akses jalan ke desa kami,” tambahnya
Erwin dan warga lain berharap Pemerintah Kabupaten Madina tidak menutup mata dengan persoalan jalan di Tambangan khususnya menuju Desa Panjaringan. Mereka berharap pemerintah segera mengalokasikan anggaran perbaikan jalan ke desa Panjaringan yang diperkirakan hanya empat kilometer itu. (MN-11)











