MADINA – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, melakukan aksi blusukan ke Pasar Baru Panyabungan pada Jumat pagi (6/3/2025). Sesuai data di lapangan, stok sembako di Madina tergolong aman menjelang Lebaran.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan stok sembako menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Atika didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Taufik Zulhadra Ritonga Kadis Ketahanan Pangan, Yuri Andri Kasatpol PP, Mulia Raja Kabag Perekonomian, dan perwakilan Dinas Perdagangan.
Wabup Atika menyisir berbagai area pasar, mulai dari los daging sapi dan ayam, ikan, sayur-mayur, hingga pedagang buah. Ia berdialog langsung dengan para pedagang mengenai kendala distribusi dan fluktuasi harga yang terjadi di lapangan.
Atika menjelaskan bahwa sidak ini penting untuk mencocokkan laporan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan realita di pasar.
“Laporan harian yang kita terima dari TPID harus dicek langsung ke lapangan. Kita butuh data riil agar saat mengambil keputusan, seperti Operasi Pasar, langkah tersebut tepat sasaran,” tegas Atika.
Menyikapi kenaikan harga pada beberapa komoditas, Pemkab Madina telah menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang sudah mulai dijalankan.
Atika juga mencermati tren inflasi nasional, mengingat Kabupaten Madina masih sangat bergantung pada pasokan bahan pokok dari daerah tetangga.
“Insya Allah, data yang kita kumpulkan hari ini akan dibawa ke rapat bersama Forkopimda pada Selasa mendatang. Ini akan menjadi bahan evaluasi utama untuk menjaga daya beli masyarakat jelang Lebaran,” tutupnya.
Untuk diketahui, harga sembako di Pasar Baru Panyabungan saat ini tengah mengalami kenaikan dan penurunan harga. Misalnya, harga tomat turun setengah harga akibat stok melimpah.
Sedangkan harga protein hewani, mengalami stagnan. Sementara untuk sembako lainnya harganya normal. (FAN)







