MADINA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina) terus bekerja dalam mengusut dugaan kasus pembunuhan yang menewaskan Muhammad Solih, warga Dusun Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan.
Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Tri Boy Alvin Siahaan, petugas melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan pegunungan Kilometer II, Kecamatan Hutabargot, pada Jumat (22/5/2026).
Langkah taktis di lapangan ini didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/214/V/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara, tertanggal 21 Mei 2026, yang dilaporkan oleh seorang warga bernama Rina Puspita Yanti.
Dalam olah TKP tersebut, tim Satreskrim menyisir area penemuan jasad korban secara menyeluruh. Petugas juga memasang garis polisi (police line) untuk mengamankan lokasi dari gangguan luar, sekaligus mendokumentasikan setiap detail kondisi geografis dan lingkungan sekitar demi kepentingan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Tri Boy Alvin Siahaan, menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja secara profesional dan maksimal dalam menangani kasus ini, termasuk mengungkap fakta di baliknya.
”Setiap informasi dan bukti di lokasi sedang kami dalami. Kami berkomitmen untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan penyebab kematian korban dan mengungkap apabila terdapat unsur tindak pidana,” tegas AKP Tri Boy, Sabtu (23/5).
Hingga saat ini, kata dia, pihak penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman komprehensif terhadap berbagai petunjuk yang ditemukan di lapangan.
Mengantisipasi berkembangnya isu liar, Polres Madina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai motif maupun kronologi kejadian. Polisi meminta warga memercayakan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum.
”Langkah responsif yang ditunjukkan oleh Satreskrim Polres Madina ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri Presisi dalam menjaga kamtibmas, serta memastikan setiap peristiwa yang meresahkan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tuntas,” tutup Tri Boy. (FAN)






