Viral Video Anak SD Menyeberang Sungai Deras, Pemkab Paluta Bangun jembatan Darurat

PALUTA – Sebuah video yang memperlihatkan anak-anak SD di Desa Simaninggir, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyeberangi sungai deras dengan hanya berpegangan pada tali seadanya, viral di media sosial Facebook. Video tersebut pertama kali diunggah akun @wak rambe dan langsung menuai perhatian publik.

Dalam rekaman, tampak sejumlah siswa berusaha menyeberangi sungai dengan kondisi yang cukup membahayakan. Arus sungai yang deras membuat perjuangan mereka semakin dramatis, sehingga banyak netizen merasa prihatin dengan kondisi akses pendidikan di desa tersebut.

Menanggapi viralnya video itu, Pemerintah Daerah Paluta bergerak cepat dengan membangun jembatan sementara menggunakan batang kelapa dan papan panel. Kehadiran jembatan darurat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena sangat membantu aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya jembatan sementara ini. Setidaknya anak-anak bisa lebih aman pergi ke sekolah,” ujar salah seorang warga Simaninggir, kamis (25/9/2025)

Bupati Paluta, Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah ikut prihatin melihat kondisi anak-anak di Desa Simaninggir yang harus mempertaruhkan keselamatan untuk menyeberangi sungai demi bersekolah.

“Kami sangat prihatin sekaligus bangga dengan semangat anak-anak kita yang tetap berjuang menempuh pendidikan meskipun aksesnya sulit dan membahayakan. Pemerintah Daerah tidak tinggal diam. Saat ini jembatan darurat sudah dibangun untuk mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan permanen akan menjadi perhatian serius.

“Pembangunan titi gantung permanen di lokasi tersebut sudah kami masukkan ke dalam perencanaan tahun 2026. InsyaAllah, ini akan segera terwujud agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersabar dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur di daerah terpencil.

“Ini adalah komitmen kita bersama untuk mewujudkan akses pendidikan yang layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Paluta secara merata,” tegasnya.

Ketua DPRD Paluta, Mula Rotua Siregar, juga memberikan tanggapan terkait hal ini. Ia memastikan bahwa pembangunan jembatan permanen sudah masuk dalam agenda pemerintah daerah.

“InsyaAllah pada tahun 2026 akan dibangun titi gantung permanen di lokasi tersebut. Ini sudah menjadi prioritas agar masyarakat tidak lagi kesulitan dan anak-anak bisa menempuh pendidikan dengan aman,” ungkap Mula Rotua.

Masyarakat berharap pembangunan jembatan gantung nantinya benar-benar terealisasi dan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi akses transportasi warga Desa Simaninggir dan sekitarnya. (DsP)