Dharma Wanita Paluta Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al Maskuriyah

PALUTA – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Al-Masykuriyah desa Pagaran Sikkam Kecamatan Padang Bolak, Rabu (24/9/2025)

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial organisasi yang beranggotakan para istri aparatur sipil negara tersebut terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Acara bakti sosial ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Paluta Ny. Septi Helida Patuan Rahmat, Dewan Pembina Dharma Wanita Paluta, Ny. Refina Reski Basyah, yang dalam kesempatan tersebut memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan dan tampak hadir Camat Padang Bolak, Awaluddin Harahap, serta Kepala Desa Sosopan, Harun Saleh Harahap dan Kepala Desa Pagaran Sikkam Parulian Harahap yang memberikan dukungan moril atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Panti Asuhan Al Masykuriyah sendiri menaungi sebanyak 21 anak-anak. Kehadiran Dharma Wanita di tengah-tengah mereka memberikan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, seolah menjadi bentuk kehadiran keluarga besar yang memperhatikan tumbuh kembang anak-anak tersebut.

Dalam sambutannya, Ny. Septi Helida menekankan bahwa peran Dharma Wanita tidak hanya sebatas mendampingi tugas-tugas suami, tetapi juga mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. “Kegiatan bakti sosial ini adalah ikhtiar kecil kami untuk berbagi kebahagiaan. Semoga dapat menambah semangat anak-anak dalam menatap masa depan,” ujarnya.

Selain memberikan santunan dan kebutuhan sehari-hari, Dharma Wanita juga mengajak anak-anak untuk berinteraksi melalui kegiatan ramah tamah. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak panti, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk merasa dihargai dan diperhatikan oleh masyarakat luas.

Pimpinan Panti Asuhan Al Masykuriyah Ustad Panyambung Harahap menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, dukungan yang datang dari organisasi perempuan seperti Dharma Wanita sangat berarti bagi anak-anak Panti Asuhan. Ia berharap kepedulian ini dapat berkelanjutan, sehingga anak-anak asuh dapat terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.

Kegiatan bakti sosial Dharma Wanita Paluta ini ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya acara. Suasana penuh haru dan kekeluargaan tampak jelas, menandakan bahwa kepedulian sosial bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan panggilan nurani yang perlu terus digelorakan di tengah masyarakat.(DsP)