Ramai-ramai warga Protes Pelayanan Buruk PDAM Tirta Madina, Direktur Beri Penjelasan

MADINA – Warga Lingkungan V, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Madina di Kelurahan Kayujati, Rabu (23/7/2025).

Kedatangan warga tersebut sebagai tanda protes atas pelayanan PDAM Tirta Madina yang buruk. Warga menyebut air dari PDAM yang satu-satunya diharapkan untuk kebutuhan rumah tangga tidak mengalir sejak Juni 2025.

Sarmadan Pohan, salah seorang warga yang ikut serta mendatangi Kantor PDAM Tirta Madina mengaku kecewa atas pelayanan yang diberikan oleh pihak PDAM kepada mereka.

Sarmadan menerangkan, pihaknya sudah ketiga kalinya mendatangi Kantor PDAM Tirta Madina untuk mempertanyakan penyebab air tak mengalir ke rumah mereka.

“Direktur dan para jajarannya terus beralasan agar pelanggan sabar dan menunggu kurun waktu dalam seminggu air akan masuk. Janji itu tidak pernah terealisasi,” kata Sarmadan kepada Mohganews.

Sarmadan dan pelanggan lainnya merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan oleh PDAM. Pasalnya, kata dia, air merupakan sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

“Mana tahan selama berbulan-bulan tidak mandi akibat air yang kita harapkan sumbernya dari PDAM tak kunjung mengalir ke rumah kita,” jelasnya.

Mewakili warga lainnya, Sarmadan berharap Pemerintah Kabupaten Madina memaksimalkan perbaikan sarana pada PDAM Tirta Madina.

“Pemerintah daerah juga harus peduli dengan kendala-kendala yang dihadapi pihak perusahaan. Sebab, penghasilan PAD dari sini cukup besar jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Madina Iswadi Batubara membenarkan bahwa pelanggan dari Lingkungan V Kelurahan Kayujati sudah beberapa kali protes atas tidak terpenuhinya kebutuhan air dari PDAM Tirta Madina.

Iswadi menerangkan, pihak PDAM Tirta Madina juga menginginkan semua pelanggan terlayani dengan sebaik mungkin.

“Jadi, kendala yang dihadapi PDAM untuk wilayah Lingkungan V itu bukan karena ada kerusakan alat yang kita miliki, akan tetapi semua itu adalah faktor cuaca,” ungkap Iswadi Batubara.

Iswadi meminta pelanggan bersabar akan hal ini. Jika cuaca sudah kembali normal, air akan dipastikan mengalir ke rumah para pelanggan. (FAN)