PALUTA, Mohga – Warga Sipiongot Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak parah sepanjang 10 Km, dan robohnya jembatan yang menjadi penyebab terjadinya kebanjiran di Desa Parigi.
Didampingi Camat Dolok, sebanyak 12 Kades mewakili seluruh kepala Desa Kecamatan Dolok Mengunjungi Kantor PU Provinsi UPTD Bina Marga Gunungtua, Kamis (02/11/2023)
Kunjungan tersebut bertujuan agar pihak PU Provinsi UPTD Bina Marga Gunungtua segera melakukan tindakan perbaikan dan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Dolok.
Tokoh masyarakat Sipiongot, Taufik Hidayat Siregar mengatakan Kecamatan Dolok adalah Kecamatan Tertua
“Dolok Kecamatan Tertua yang ada di Provinsi Sumut. Namun, mengapa pembangunan Infrastruktur di daerah kami seperti dianaktirikan,” ucap Taufik.
Hal senada juga disampaikan Karloskar Ritonga Kades Dalihan Natolu, dan Saman Harianja Siregar Kades Parigi. Di mana keduanya mewakili 86 Kades Kecamatan Dolok, kapan akan dilakukan perbaikan terkait tersebut
“Kami mewakili seluruh kades Kecamatan Dolok meminta agar jalan rusak sepanjang 10 Km yang merupakan jalan Provinsi, dan jembatan yang roboh agar sesegera mungkin diperbaiki pihak PU Provinsi,” ucap sang Kades.
Camat Dolok, Akhirul Rajak Siregar berharap pihak PU Provinsi UPTD Bina Marga Gunungtua menanggapi aspirasi warga sipiongot.
“Saya sangat Prihatin, setiap saya menyapa warga, mereka selalu mengeluhkan kapan jalan rusak tersebut diperbaiki,” ungkapnya.
“Pengguna Jalan dan Jembatan adalah masyarakat kita sendiri, dan merupakan tanggung jawab pihak pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Jika Infrastruktur sudah mapan tentunya ekonomi masyarakat pun akan sejahtera,” tambahnya
Kasi Bina Marga Pu ProvSu UPTD Gunungtua, Sugianto mengucapkan terimakasih atas aspirasinya.
“Terima kasih atas aspirasi yang disudah disampaikan para Kades serta Camat Dolok, terkait perbaikan dan pembangunan jalan rusak, aspirasinya akan kita sampaikan pada pak Kadis PU Provsu,” kata Sugianto.
“mengenai jembatan ambruk di Desa Parigi akan kita kerahkan alat berat excavator untuk membersihkan puing-puing jembatan yang telah menghalangi arus sungai agar tidak terjadi banjir lagi di pemukiman warga,” ujarnya. (MN-16)












