MADINA, Mohga – Presiden Mahasiswa STAIN Mandailing Natal (Madina) Khoirul Amri Rambe mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklatpimnas) untuk mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam di seluruh Indonesia bertempat di Hotel Platinum, Surabaya sejak Jum’at (20/10/2023) hingga Senin (23/10/2023).
Diklatpimnas itu diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Kementerian Agama Republik Indonesia.
58 orang ketua dan perwakilan Dewan Mahasiswa (DEMA) dan organisasi kemahasiswaan intra kampus se Indonesia dibuka secara langsung oleh Muhammad Ali Ramdhani selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia didampingi Direktur DIKTIS Ahmad Zainul Hamdi dan beberapa Kasubdit pada Direktorat tersebut.
Kepada Mohganews, Khoirul Amri menyimak pesan-pesan yang disampaikan oleh Ali Ramdhani.
Kata dia, dalam arahan Ali Ramdani, dijelaskan bahwa aktivis mahasiswa memainkan peran penting terhadap kemajuan negara Indonesia di masa depan.
Setidaknya terdapat empat poin modal utama yang harus dimiliki oleh seorang aktivis mahasiswa, yaitu FAST: Fatanah (cerdas), Amanah (dapat dipercaya), Sidiq (jujur), dan Tablig (menyampaikan hal yang baik). Selain itu, kecerdasan spiritual juga perlu ada pada diri aktivis mahasiswa sebagai pondasi utama dalam bertindak.
“Seorang aktivis mahasiswa haruslah menjadi pribadi yang mempunyai kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Mahasiswa PTKIN punya modal empat poin itu, dan saya rasa kita mampu menerapkannya,” ungkap Ali Ramdhani.
Khoirul Amri Rambe yang juga menjadi Kordinator BEM se Kabupaten Madina ini merasa bersyukur diadakannya kegiatan Diklatpimnas tahun ini. Menurutnya Diklatpimnas sangat memberikan edukasi dan cakrawala di dalam kemampuan leadership.
Dia menyebut, para peserta nantinya akan mengisi langkah, rencana tindak lanjut dan gerakan kolektif yang akan diimplememtasikan di organisasi masing-masing.
“Kita patut bersyukur atas penyelenggaraan Diklatpimnas ini. Semoga dapat menambah wawasan bagi saya, dan bisa saya ajarkan bagi kawan-kawan di Madina bagaimana yang dimaksud dengan kepemimpinan secara nasional,” imbuhnya.
Amri mengatakan, beberapa narasumber lain yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Staf Khusus Menteri Agama RI Muhammad Nuruzzaman, Tenaga Ahli Menteri Agama RI Hasanuddin Ali, Instruktur Nasional Moderasi Beragama Thobib Al Ashar, CEO Bahaso Tyovan Ari Widagdo dan lainnya. (MN-08)










