Polri Diminta Tingkatkan Pengawasan Penyaluran Bansos

0
614

MohgaNews|Madina – konflik penyaluran bantuan sosial dampak Covid-19 di Desa Hutapuli Kecamatan Siabu Mandailing Natal (Madina) yang berujung aksi demo dan blokade jalan serta kepala desa mengundurkan diri mendapat perhatian banyak pihak.

Peristiwa di Hutapuli dikhawatirkan bisa merambat ke berbagai desa di Kabupaten Madina. Karena itu, Kepolisian bersama Pemerintah diminta agar meningkatkan pengawasan penyaluran bantuan sosial baik berupa paket sembako, bantuan langsung tunai dan bentuk lainnya.

Ketua Umum pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Madina Alwi Rahman beserta pengurus kepada wartawan, Kamis (18/6/2020) meminta agar jajaran Polres Madina meningkatkan pengawasan maupun pengawalan proses penyaluran bantuan sosial Covid-19.

“Kami melihat peristiwa di Desa Hutapuli bila tidak disikapi dengan bijaksana akan berdampak pada desa yang lain. Konflik dana desa ini amat rawan, apalagi mengenai bantuan sosial. Apabila kepala desa maupun aparatnya salah melangkah, bisa saja konflik serupa di Hutapuli akan terjadi di desa lain,

“Karena itu kami meminta kepada Kapolres Madina beserta jajaran supaya lebih mengoptimalkan pengawasan proses penyaluran bantuan sosial, jangan sampai masyarakat melakukan aksi-aksi yang menganggu ketentaraan dan kondusifitas di tengah masyarakat,” kata Alwi.

Di sisi lain, Alwi mengimbau kepada semua kepala desa maupun aparatnya agar mengedepankan keterbukaan kepada warga dalam pengelolaan dana desa. Kepala desa harus transparansi soal penggunaan dana desa, dan tidak menyalahgunakan wewenangnya untuk mengambil keuntungan pribadi maupun kelompok.

Di samping itu, Alwi juga berpesan kepada masyarakat apabila ada permasalahan di desa agar diselesaikan dengan jalur musyawarah untuk mufakat.

“Pesan leluhur kita adalah musyawarah untuk mufakat. Itu harus kita terapkan, jangan menggunakan cara-cara yang tidak baik. Apalagi mengganggu ketertiban umum, seperti blokade jalan. Kasihan masyarakat kita pengguna jalan yang lain,” pesan Alwi. (MN-01)