MADINA, Mohga – aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ahmad Rizal Nasuution menyebut pasukan hijau atau petugas kebersihan yang sehari-hari bertanggung jawab membersihkan jalan protokol Panyabungan adalah penyelamat masyarakat dari ancaman penyakit maupun bencana.
Karenanya Rizal meminta Bupati Madina Muhammad Jafar Sukhairi Nasution perlu seger menyahuti keluhan soal gaji atau upah yang mereka terima disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK)
“Kita ketahui bersama pasukan hijau atau petugas kebersihan ini bekerja tak kenal waktu hingga tengah malam bila diperlukan mereka turun. Mereka bekerja untuk menyelamatkan lingkungan kita. Mengangkut tempat pembuangan sampah yang sudah bau busuk. Mereka penyelamat kita semua. Wajar dong mereka minta dinaikkan gaji dan yang mereka minta hanya setara dengan UMK,
“Karena itu kami harap Pak Bupati menyahuti selanjutnya menaikkan upah mereka,” kata Rizal kepada mohganews, Sabtu (22/4/2023)
Rizal juga memandang, usulan penambahan gaji sejajar dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Provinsi Sumatera Utara tersebut dapat didiskusikan antara kepala dinas, bupati dan Komisi DPRD instansi terkait.
Ketua terpilih PC PMII Madina ini juga mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan meminta pemerintah daerah memikirkan solusi bagaimana cara agar sampah masyarakat bisa diolah dengan cara didaur ulang.
“Sampai kapan tempat pembuangan sampah yang ada di Madina tahan untuk menampung, sedangkan sampah berapa ton perharinya. Kan, ini juga menjadi kesempatan bagi Pemda mendongkrak PAD dengan cara mengaktifkan tempat pengolahan sampah dan membina para generasi muda yang ahli dalam hal itu,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan petugas kebersihan saat malam takbiran di Panyabungan mengeluhkan gaji mereka yang sedikit. Petugas tersebut meminta bupati, wakil bupati, dan kepala dinas untuk menaikkan gaji setingkat UMK.
Harapan para petugas kebersihan tersebut dinilai sangat wajar. Pasalnya, mereka setiap hari aktif membersikan sampah dengan cara menggunakan sapu lidi disepanjang jalan maupun pasar. (MN-08)






