Penyekatan Kembali Diberlakukan di Mandailing Natal

0
1079

PANYABUNGAN, – Polres Mandailing Natal (Madina) melalui Satuan Lalu Lintas bekerjasama dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Madina terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan hari ini mulai memberlakukan penyekatan akses ke luar masuk Kabupaten dan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta Sumatera Barat (Sumbar) hingga 21 Juli 2021 mendatang.

Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari di 2 pos penyekatan antara lain perbatasan Madina dengan Tapanuli Selatan yang ditempatkan dijalan Lintas Sumatera Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu dan Pos 2 dipusatkan di Kecamatan Kotanopan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madina, AKP Septian Dwi Rianto mengatakan penyekatan pengendara tujuan kota Medan dan Sumatera Barat merupakan bagian dari diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 12 Kabupaten/Kota Provinsi Sumut.

“Tujuan penyekatan ini adalah untuk mengantisipasi para pengendara yang hendak melakukan perjalanan ke kota Medan dan Provinsi Sumatera Barat. Mengingat, di daerah itu PPKM Mikro sudah berlaku, kita berharap untuk sementara jangan ada yang melakukan perjalanan ke sana,” imbau AKP Septian melalui MohgaNews, Jumat (17/7/2021)

Polisi Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2010 ini kembali memperjelas tujuan kedua dilakukan penyekatan ini adalah memastikan pengendara yang baru saja pulang dari wilayah PPKM tidak terpapar covid-19.

“Penyekatan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada indikasi covid-19 yang diderita pengendara yang masuk dan keluar wilayah Madina. Di pos penyekatan kita juga dibantu rekan dari Dinas Kesehatan untuk fasilitas rapid test dan vansinasi secara gratis,” tambahnya

Untuk pengendara yang diperbolehkan melintas tidak berbeda dengan aturan sebelumnya yaitu merujuk pada addendum Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Republik Indonesia nomor 13 tahun 2021 seperti Aparatur Sipil Negara, Pegawai BUMD, BUMN dan TNI-Polri yang dalam tugas harus dilengkapi surat keterangan negatif swab antigen/pcr 1×24 jam dan surat dinas dari atasan yang sudah diatur dalam surat edaran Satgas covid-19. (MN-08)