OCM FC Juara Binatama CUP II Kotasiantar, Kapolres Titip Pesan ini ke Panitia

MADINA – Kesebelasan Old Crack Madina (OCM FC) sukses menahbiskan diri sebagai pemenang dalam Turnamen Sepakbola Binatama Cup II yang digelar di Stadion Mini Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Laga dramatis ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy.

Laga grand final yang mempertemukan OCM FC melawan Fun Football FC berlangsung sengit di hadapan ribuan pasang mata. Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim menunjukkan permainan terbuka dan agresif.

Pada babak pertama, Fun Football FC sempat unggul lebih dulu lewat serangan cepat. Namun, ketertinggalan tersebut tidak bertahan lama. Pemain kontrak OCM FC, Ikhsan Chan, berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan keras yang menghujam gawang lawan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Fun Football kembali memimpin melalui tandukan tajam Ronggur. Skor 2-1 membuat Fun Football bermain lebih defensif untuk mengamankan keunggulan.

Saat kemenangan Fun Football tampak di depan mata, Khairul Salim muncul sebagai pahlawan OCM FC. Memanfaatkan tambahan waktu tiga menit, ia berhasil membobol gawang lawan dan memaksakan skor imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir.

Laga akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti. Dalam babak penentuan ini, OCM FC tampil lebih tenang dan unggul dengan skor 3-2, sekaligus memastikan gelar juara dibawa pulang ke markas mereka.

Hadir dalam seremoni penutupan, Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, SIK, MSI, memberikan pujian tinggi kepada jajaran panitia yang telah menyelenggarakan turnamen dengan tertib dan meriah.

“Saya doakan Binatama Cup terus terlaksana ke depannya dengan skala yang lebih besar, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” kata AKBP Bagus.

Kapolres juga menekankan pentingnya prestasi olahraga sebagai citra positif daerah. Kapolres berharap melalui sepak bola, wajah Kelurahan Kotasiantar dapat dikenal lewat prestasi, bukan hal negatif.

“Dengan perkembangan sepak bola di Kabupaten Madina, saya harap Kota Siantar semakin dikenal karena prestasi olahraganya, bukan lagi karena kasus narkobanya. Olahraga adalah jalan positif untuk membangun daerah,” tegasnya. (FAN)