PSG Darussalam Tumbang, Fun Football Melaju ke Final Lawan Old Crack Madina

MADINA – Kejutan besar terjadi dalam babak semifinal Turnamen Sepakbola Binatama CUP II di Stadion Mini Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Minggu (3/5/2026). Tim Fun Football FC, sukses melaju ke partai puncak setelah menumbangkan tim unggulan PSG FC Darussalam melalui drama adu penalti.

Kemenangan ini mematahkan prediksi banyak penonton. Pasalnya, PSG Darussalam merupakan tim langganan juara di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diperkuat deretan pemain kontrak berkualitas.

Sebaliknya, Fun Football tampil percaya diri meski hanya mengandalkan tiga pemain kontrak asal Sumatera Barat.

Sejak awal laga, penjaga gawang Fun Football menjadi bintang lapangan. Meski berpostur ramping, ia tampil heroik dengan mementahkan berbagai peluang emas dan tendangan tajam dari lini serang PSG Darussalam. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kebuntuan pecah pada babak kedua, tepatnya di menit ke-63. Andek, penyerang PSG, berhasil membobol gawang Fun Football dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Tertinggal satu gol, Fun Football tidak patah arang meski waktu normal hanya menyisakan hitungan menit.

Drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-72, dalam sebuah skema serangan balik, pemain kontrak Fun Football, Ronggur, sukses mencetak gol balasan. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Laga langsung dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam fase penentuan ini, mental para pemain Fun Football terbukti lebih tangguh. Fun Football menang dengan skor 5-3.

Kegagalan eksekusi penalti ketiga PSG yang diambil oleh Nigi menjadi titik balik kemenangan Fun Football. Seluruh eksekutor Fun Football sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Dengan hasil ini, Fun Football FC dipastikan melaju ke babak Grand Final Binatama CUP II yang akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026, di Stadion Mini Kotasiantar. Mereka akan ditantang oleh Old Crack Madina (OCM) FC, tim tangguh binaan dr. Syafran Halim.

Pertandingan final mendatang diprediksi akan menyedot perhatian besar masyarakat Madina, mengingat status Fun Football sebagai “pembunuh raksasa” dalam turnamen kali ini. (FAN)