Nyabu di Kandang Ternak Warga Pidoli Bertindak, 1 Polisi Luka-luka

MADINA, Mohga – Warga Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengamankan 7 orang yang diduga kuat mengonsumsi narkoba jenis sabu, salah seorang di antaranya diduga seorang pengedar narkoba dan 6 orang lainnya merupakan pasangan luar nikah.

Informasi diperoleh mohganews, Peristiwa penangkapan ini dilakukan warga Pidoli Lombang pada Rabu malam (10/5/2023) sekitar pukul 23.00 Wib. Tiga pasangan bukan suami istri itu ditangkap dari kandang ternak milik warga setempat di areal persawahan Pidoli Lombang. Lalu 3 pasangan bukan suami istri dan 1 orang diduga pengedar narkoba berinisial AT diboyong ke kantor Desa Pidoli Lombang. Tindakan tersebut dilakukan warga mereka masuk ke wilayah desa itu tengah malam dan berkumpul di areal persawahan.

Mendapat informasi tersebut beberapa orang personel Polres Madina mendatangi kantor desa untuk mengamankan ketiga pasangan tersebut, agar warga tidak main hakim sendiri.

Ironisnya sebagian warga tidak setuju pasangan luar nikah yang mereka tangkap itu dibawa polisi, akhirnya terjadi pelemparan batu hingga mengenai salah satu anggota polisi bintara remaja yang bertugas di satuan Samapta Polres Madina, hingga mendapat penanganan medis di rumah sakit.

Menurut informasi dari Personel Satnarkoba Polres Madina, 7 orang telah diamankan dalam peristiwa tersebut. 1 orang terindikasi sebagai pengedar narkoba bernama AT dan tiga pasangan bukan muhrim. Sedangkan barang bukti yang diamankan dari 7 orang tersebut hanya berupa alat hisap sabu (bong) karena para pelaku diduga sudah selesai mengonsumsi barang haram tersebut

Kasat Intelkam Polres Madina, AKP Romi Manik SH saat dihubungi Mohganews membenarkan peristiwa tersebut.

Romi mengaku tidak mengetahui informasi secara detail karena sedang berada di Kecamatan Muara Batang Gadis pengamanan unjuk rasa warga di PT Rendi Permata Raya.

“Ceritanya tiga pasang sedang kumpul di Pidoli Lombang. Akibat tidak diterima warga, langsung diamankan ke Kantor Kepala Desa. Begitulah garis besarnya,” katanya, Kamis (11/5/2023).

Sementara Kasat Narkoba Polres Madina, AKP Irwan saat dihubungi, nomor hand phone Kasat tidak aktif. Diduga karena sedang mengikuti kegiatan di Mapolda Sumut.

Hingga berita ini ditrerbitkan belum didapat identitas 7 orang yang diamankan warga itu. (MN-08)