Musrenbang Sinunukan, Eveline Sago: Hak Rakyat Tidak Boleh Disia-siakan

MohgaNews|Madina – anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Eveline Sago SE menegaskan, semua hak rakyat harus diperjuangkan dan tidak boleh disia-siakan. Pemerintah harus benar-benar membuat perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar program pembangunan itu bermanfaat bagi masyarakat secara merata.

Hal itu disampaikan Eveline Sago SE pada saat pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sinunukan tahun 2020 yang dibuka oleh Bupati Madina Drs Dahlan Hasan diwakili staf ahli Navrizal.

Hadir Camat Sinunukan H. Ridoan Lubis, Kapolsek AKP Safariono. Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Madina, para Kepala Desa se Kecamatan Sinunukan. Dan, yang hadir dari DPRD Madina hanya satu orang, yakni Eveline Sago SE dari Fraksi Partai Hanura.

Musrenbang dimulai pada pukul 9.00 Wib dan selesai sekitar pukul 13. 00 Wib. Para kepala desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sinunukan menyampaikan berbagai usulan pembangunan, tak sedikit juga yang menyampaikan keluhan.

Anggota DPRD Madina Eveline Sago SE dalam sambutannya menyampaikan, Musrenbang  adalah kegiatan rutin dalam upaya menyusun perencanaan  pembangunan melalui penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas yang menjadi permasalahan di Desa dan Kelurahan Kecamatan Sinunukan. Dan, para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayahnya yang didasarkan pada masukan dari desa. Karena, menjalankan program pembangunan itu harus didasari perencanaan yang baik, dan permasalahan yang ada bisa terjawab melalui Musrenbang, Sehingga objek dan tujuan pembangunan itu benar-benar terasa dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Musrenbang Sinunukan tahun 2020 dihadiri satu orang anggota DPRD Madina yakni Eveline Sago SE

“Masukan dari desa dan kelurahan ini sangat penting sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akan diajukan kepada Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Mandailing Natal  sebagai dasar Penyusunan Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah pada tahun berikutnya,” kata Eveline

Ia mengatakan, Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi pada hari Kamis (20/2) pekan lalu  sudah membuka kegiatan Pra Musrenbang yang diikuti oleh beberapa Kabupaten/Kota dan dipusatkan di gedung Serba Guna Pemkab Mandailing Natal.

“Pak Edy Rahmayadi sudah memberikan pengarahan kepada pemerintah kabupaten kota, kedepannya fokus pembangunan Sumatera Utara tahun 2021 ditujukan pada peningkatan kompetisi Sumber Daya Manusia unggul, perluasan akses pendidikan menengah, konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat pusat produktivitas, peningkatan jangkauan layanan kesehatan dan peningkatan nilai tambah sektor agraris dan pariwisata,

“Tentu saja, ini sebuah acuan bagi kita di Kabupaten Madina, supaya program pembangunan ke depannya harus dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi. Tujuannya supaya program pembangunan di daerah kita bisa terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata wanita yang akrab disapa Evi Sago itu.

Kemudian, mewakili Kepala Bappeda Madina, yakni Wira mengatakan, tahun 2020 Kecamatan Sinunukan mendapat alokasi anggaran belanja langsung sebesar Rp 5 miliar yang terdiri dari beberapa item pekerjaan. Salah satunya adalah pembangunan dan peningkatan jalan Bukit Mas dengan anggaran sebesar Rp 3,4 miliar. Item pekerjaan itu alokasi anggaran terbesar mengingat pembangunan jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Kecamatan Sinunukan.

Usai memberikan sambutan, Camat Sinunukan membuka sesi tanya jawab untuk kepala desa dan lurah.

Lalu, para kepala desa menyampaikan beberapa usulan

Kepala Desa Sinunukan Central, Julianto dalam pemaparannya menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Madina dari Dapil Sinunukan yaitu Eveline Sago yang baru beberapa bulan setelah dilantik sudah membuktikan keseriusannya memperjuangkan aspirasi masyarakat Sinunukan dan Pantai Barat pada umumnya.

“Jujur kami sampaikan, baru sekarang kami merasa diperhatikan, dan aspirasi kami diperjuangkan. Akhir tahun 2019 kemarin, ibu Eveline Sago mengadakan reses, dan disitu kami beberapa kepala desa sepakat mengusulkan pembangunan dan peningkatan jalan Bukit Mas. Alhamdulillah kami sudah mendegar sendiri, anggaran pembangunannya sudah ditampung dengan jumlah Rp 3,4 miliar,

“Kami berterima kasih kepada ibu Eveline Sago dan Pemerintah Kabupaten Madina, karena pembangunan jalan yang sudah berulang kami usulkan akhirnya ditampung,” ucapnya.

Disamping itu, kepala desa yang lain juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas alokasi anggaran pembangunan ke Kecamatan Sinunukan. Tetapi, mereka berharap ke depannya agar pemerintah lebih meningkatkan pengawasan agar hasil pembangunannya bermanfaat dan tidak mudah rusak.

“Karena selama ini banyak proyek yang baru saja dibangun tapi sudah rusak. Ke depan kami harap tidak seperti itu lagi. Dan kami berterima kasih kepada ibu Eveline Sago yang konsisten mengawal usulan pembangunan untuk masyarakat kecamatan Sinunukan,” kata Triyatno, kepala desa Sinunukan 4.

Selain mengusulkan pembangunan prioritas dari masyarakat Sinunukan. Ada beberapa kepala sekolah yang hadir dan menyampaikan keluhan mereka pada acara Musrenbang tersebut. seperti kepala SDN 329 Desa Suka Damai dan Kepala SDN 333 Bintungan Bejangkar.

Usai mengikuti Musrenbang, anggota DPRD Madina Eveline Sago langsung melakukan peninjauan ke sejumlah proyek asal jadi yang dikerjakan di tahun 2019 dan tahun sebelumnya.

Eveline Sago juga mengunjungi beberapa sekolah yang diusulkan kepala sekolah masing-masing pada acara Musrenbang.

Ia merasa prihatin melihat kondisi pembangunan di Kecamatan Sinunukan yang masih perlu perhatian pemerintah. Termasuk gedung sekolah yang rusak berat dan kekurangan ruangan belajar.

“Saya melihat hak pendidikan untuk masyarakat belum semestinya. Karena anak-anak kita banyak yang belajar di tempat yang tidak layak, bahkan mengancam keselamatan mereka. Lantai yang rusak berat, atap yang hampir rubuh, dan ada juga sekolah yang berada dekat jurang tanpa ada pagar. Ini kita khawatirkan bisa menelan korban bila tidak diperbaiki,

“Saya akan sampaikan nanti pada saat pembahasan anggaran dan berkordinasi dengan Komisi yang membidangi. Hak rakyat wajib diperjuangkan, dan tidak boleh disia-siakan, pembangunan harus merata, karena kita semua adalah sama sebagai warga Negara Indonesia,” ungkapnya. (MN-01)