MADINA – Sosok mayat perempuan bernama Yanti Juraina meninggal dunia di dalam becak milik warga Panyabungan, Rabu (17/1/2024) sore sekitar pukul 18.00 Wib.
Informasi dihimpun dari pegawai RSUD Panyabungan bernama Batara Guru. Batara mengatakan, sosok mayat perempuan itu dinyatakan meninggal dunia di dalam becak milik warga Panyabungan tepatnya di depan Puskesmas Panyabungan Jae.
“Saya dapat info dari kawan, kebetulan mereka minta ambulan untuk penjemputan mayat di dalam becak tepatnya di depan Puskesmas Panyabungan Jae sore tadi menjelang magrib,” katanya.
Batara bercerita sesuai dengan informasi yang dia peroleh dari warga Panyabungan Julu bernama Arifin.
“Informasinya, wanita itu turun dari mobil angkutan asal Sibuhuan di depan SPBU Pasar Baru. Lalu sopir mobil menemui tukang becak agar perempuan itu dibawa berobat,” jelasnya.
“Tiba-tiba, sopir becak itu membawa ke Puskesmas Panyabungan Jae. Pas tiba di depan Puskesmas, wanita itu tidak bisa lagi bergerak, lalu diperiksa warga yang berada di kedai kopi dan sudah dinyatakan meninggal dunia di dalam becak,” sambungnya.
Batara menyebut, wanita tersebut sudah berada di kamar mayat RSUD Panyabungan untuk dilakukan visum.
Sementara Kapolsek Panyabungan AKP Syarifuddin Nasution membenarkan penemuan sosok mayat perempuan di dalam becak.
“Benar, kita sedang identifikasi dan melakukan penyelidikan,” ucapnya.
Dari data yang diperoleh Mohganews berdasarkan data diri yang ada di dalam tas Yanti Juraina, ditemukan surat keterangan nikah.
Yanti lahir dan beralamat di Panyabungan. Sedangkan suami Yanti bernama Amir (24), lahir di Sibuhuan dan tinggal di Kota Bangun, Sumatera Utara. (FAN)











