MADINA – Masyarakat Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal menghadang personel Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Mabes Polri pada saat menyita barang bukti pada aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) sejenis excavator atau biasa disebut “Beko Panjojor”.
Penghadangan itu terjadi di Desa Tombang Kaluang, Batang Natal, sebagai titik lokasi penemuan dua excavator oleh Tim Bareskrim Mabes Polri tersebut. Personel dihadang ribuan massa ketika mengevakuasi excavator merek Hitachi dan Sany itu pada, Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun Mohganews dari lokasi, warga yang tergabung pada beberapa desa itu meminta personel Mabes Polri agar tidak membawa kedua excavator itu.
“Sebab, saat ini mata pencaharian masyarakat wilayah ini dominan dari hasil pertambangan emas,” kata sumber di lokasi.
Camat Batang Natal Wahyu Hidayat membenarkan adanya massa dari berbagai Desa di Kecamatan Batang Natal mendatangi Tim Mabes Polri yang melalukan penertiban pertambangan emas di Desa Tombang Kaluang, sore ini.
Camat menyebut situasi sampai saat ini masih berjalan kondusif. Masyarakat hanya menuntut agar penertiban tambang dan evakuasi alat berat ditiadakan di wilayah itu.
“Saya sampai sekarang masih berada di lokasi. Sementara tim dari Mabes Polri itu sudah mengarah ke wilayah Panyabungan,” ungkap dia.
Sementara itu, Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Simanjuntak menyebut tidak ada insiden keributan di Desa Tombang Kaluang antara masyarakat dengan tim Mabes Polri yang hendak melakukan evakuasi excavator.
“Masyarakat hanya komunikasi dengan tim Mabes Polri itu supaya alat berat tersebut tidak dibawa,” ujarnya.
Diketahui, sejak hari Kamis (13/11/2025), satu tim dari Tipidter Krimsus Mabes Polri dipimpin AKBP Fajar berada di lokasi pertambangan emas wilayah Kecamatan Batang Natal. Tim itu berhasil mengamankan dua unit excavator di kawasan hutan wilayah Tombang Kaluang.
Selain excavator, tim tersebut juga telah mengantongi terduga nama nama bos atau pemilik tambang itu. Mereka dikabarkan bernama Safril dan Rizal. (FAN)






