Panyabungan| Kabupaten Mandailing Natal (Madina) salah satu daerah yang patut mendapat perhatian Pemerintah pusat dalam program Food Estate atau ketahanan pangan nasional di bidang holtikultura.
Demikian disampaikan Putra Lubis, pemerhati pertanian di Kabupaten Madina kepada Mohga, Sabtu (31/10)
Putra mengaku bangga atas kunjungan Presiden Joko Widodo baru-baru ini ke Kabupaten Humbang Hasundutan dalam rangka pencanangan Food Estate ketahanan pangan nasional.
Putra menyebut, selain Humbahas, Kabupaten Madina juga menurutnya sangat layak jadi program food estate yang dicanangkan presiden RI mengingat kesuburan tanah di Kabupaten Madina sangat cocok untuk tanaman holtikultura
“Kita bersyukur mempunyai kultur tanah yang sangat subur untuk tanaman holtikultura, tentu saja kunjungan bapak Presiden RI ke Humbahas kemarin kiranya tidak menutup mata bagi Kabupaten Madina. kita harap kiranya Kabupaten Madina juga ikut dalam program ini,” katanya
Putra menyebut sejauh ini dukungan pemerintah daerah sudah cukup baik dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian. Tetapi, masih banyak tantangan yang dihadapi para petani sehingga ke depan ia berharap pemerintah lebih memaksimalkan program pertanian
Dapat diketahui, food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi di suatu kawasan. Food estate juga dapat menjadi lahan produksi pangan nasional, cadangan pangan, dan distribusi pangan.
Realisasi pengembangan food estate juga ditujukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya krisis pangan akibat pandemi Covid-19, seperti yang diperingatkan oleh Badan PBB untuk Makanan dan Pertanian (Food and Agricultural Organization/FAO) pada awal tahun ini.
Pemerintah sebelumnya menyebutkan memiliki rencana untuk memperluas pembangunan lahan pangan terintegrasi (food estate) hingga ke Papua, Nusa Tenggara Timur dan Sumatera Selatan. (MN-01)











