MADINA – Jemaah haji Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kloter 3 tahun 2024 akan mendoakan Kabupaten Madina agar semakin baik ke depannya.
Doa dan harapan itu disampaikan jemaah haji termuda bernama Muhammad Faturrahman Lubis (19) dari Kelurahan Pasar Muara Sipongi dan jemaah haji tertua bernama Adram Bin Maysaroh (85) warga Desa Bintuas Kecamatan Natal.
Adram menyebut, dia sendiri menunggu daftar antrian haji enam tahun lamanya dari tahun 2017. Dia berangkat seorang diri.
“Saya berangkat sendiri, daftar tahun 2017, Alhamdulillah dipanggil Allah SWT tahun 2024. Enam tahun menunggu,” katanya.
Warga Bintuas tersebut mengaku kondisi kesehatannya sedikit terganggu. Kaki sering pegal dan pengelihatan kurang jelas layaknya pengelihatan normal.
“Kaki ini sering sakit, tapi saya masih semangat untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Mohon saya didoakan. Saya juga mendoakan di tanah suci agar Madina semakin baik,” sebutnya.
Sementara itu, Muhammad Faturrahman mengatakan, dirinya berangkat ke tanah suci bersama ayahnya. Faturrahman menggantikan ibunya yang telah meninggal dunia tahun 2023 lalu.
“Berangkat ke tanah suci, saya menggantikan ibu yang telah meninggal dunia tahun lalu,” ujarnya.
Faturrahman tidak pernah menyangka bahwa di umur 19 tahun sudah berangkat haji.
“Namun semua sudah kehendak yang maha kuasa. Saya gantikan ibu. Mudah-mudahan saya bisa menunaikan di tanah suci selama 43 hari ke depan,” ungkap dia.
Mahasiswa STAIN Madina ini juga turut mendoakan Kabupaten Madina di tanah suci.
“Semoga makin baiklah ke depannya. Doa terbaik untuk warga Madina,” tutupnya.
Pantauan Mohganews di Masjid Agung Nur Alannur Panyabungan, 350 jemaah haji yang tergabung di kloter 3 sudah mulai berkumpul di dalam masjid. Rombongan dijadwalkan panitia berangkat menuku Asrama Haji Embarkasi Medan pukul 17.00 Wib.
Acara seremonial dari Pemkab Madina akan dimulai setelah Salat Asar. Dikabarkan Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution akan melepas 11 Bus jemaah bersama forkopimda. (FAN)











