MADINA, Mohga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan acara sosialisasi dan silaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait pada Selasa (18/10/2022)
Silaturahmi ini guna membahas Tahapan Pemilu 2024 yang sudah dimulai.
Tampak hadir wakil bpati Atika Azmi Utami Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Kapolres AKBP Reza Chairul Akbar Siddiq, Kodim 0212 TS, Kejari Madina, Bawaslu, dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Ketua KPU Fadilah Syarief menjelaskan, saat ini terdapat beberapa kendala jelang perhelatan pemilu 2024 mendatang. Salah satunya ialah adanya perpindahan data pemilih Desa Huta Dangka yang terletak di Kecamatan Kotanopan beralih lokasi ke Kecamatan Hutabargot. Hal ini dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap proses/tahapan yang akan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu, maupun terhadap peserta pemilu.
“Jumlah DPT di Desa Hutadangka mencapai 700 an pemilih pada 2 TPS. Ini bisa menimbulkan kerancuan terutama bagi peserta pemilu maupun petugas KPU, PPK, PPS dan KPPS,” Ujar Syarif.
“Kemudian kendala lain yaitu panitia Ad Hoc juga belum terbentuk sehingga kekurangan petugas untuk melakukan Verifikasi faktual terhadap 1.871 orang keanggotaan partai politik calon peserta pemilu tahun 2024 di 8 parpol yang memenuhi syarat secara administratif diluar parpol yang ada kursinya di DPR-RI. Sehingga harus bekerja ekstra jemput bola langsung melakukan pendataan ke rumah masing-masing,” terangnya
“Kita berharap kepada pemerintah menampung anggaran Pilkada agar jangan terjadi seperti pilkada yang lalu,” sebut Syarif
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami Nasution menjelaskan, Pemkab Madina sudah beberapa kali menyurati Pemerintah Pusat perihal perpindahan DPT tersebut.
“Sudah menjadi atensi, dan dalam waktu dekat bisa selesai. Untuk anggaran Pilkada tentu juga menjadi prioritas,” ujar Atika. (MN-07)









