Kelalaian SPBU Saba Purba Didalami, Status Tersangka Masih Dinanti

MADINA – Penyidik Polres Mandailing Natal (Madina) hingga kini belum menetapkan satu pun tersangka dalam insiden kebakaran minibus Isuzu Carry pengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina.

Peristiwa yang terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, tersebut masih berstatus tahap penyelidikan meski polisi telah mengantongi indikasi adanya pelanggaran hukum.

Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi membenarkan belum adanya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terkait insiden yang melibatkan mobil dengan tangki modifikasi tersebut. Hal ini ditegaskan Kapolres saat dimintai keterangan mengenai perkembangan penanganan perkara yang diduga melibatkan praktik pelangsiran BBM ilegal.

“Peristiwa tersebut sudah dalam tahap penyelidikan dan penanganan oleh Polsek Panyabungan dan Satreskrim Polres Madina. Barang bukti sudah diamankan di Polsek Panyabungan. Tersangka dalam lidik,” kata Bagus saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Sabtu (11/7/2026).

Sebagai langkah mitigasi dan pencegahan, Bagus juga mengatakan pihaknya akan memanggil para pemangku kepentingan untuk memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

“Kita akan konsolidasikan dengan seluruh pemilik SPBU di Kabupaten Madina perihal larangan dan imbauan BBM ilegal,” tambah Kapolres.

Dalam pemberitaan sebelumnya, fokus penyelidikan kepolisian tidak hanya mengarah pada pemilik kendaraan, tetapi juga membidik tingkat kepatuhan dan potensi kelalaian pihak pengelola SPBU Saba Purba. Kecurigaan penyidik menguat setelah petugas menemukan fakta lapangan bahwa pengelola tetap melayani pengisian BBM ke dalam kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi dan memuat sejumlah jerigen di dalam kabin.

Api diketahui berkobar hebat dari pompa SPBU yang langsung menyambar ke dalam tangki mobil saat proses pengisian berlangsung. Kapasitas tampung mobil yang tidak sebanding dengan besarnya volume BBM yang diisi mempertegas indikasi adanya praktik pelangsiran di lokasi tersebut.

Saat ini, bangkai kendaraan dan barang bukti pendukung lainnya telah diamankan oleh kepolisian. Meskipun operasional SPBU Saba Purba tetap berjalan normal, Satreskrim Polres Madina memastikan proses pemanggilan dan pemeriksaan manajemen SPBU akan terus bergulir demi penegakan hukum yang transparan. (FAN)