NATAL – Kepala Desa (Kades) Panggautan Fauzaddin diduga selewengkan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2024, hal itu terlihat saat pelaksanaan Musyawarah Desa(Musdes) yang pada Rabu 16 April 2025 yang batal karena kades tidak mampu menjelaskan realisasi penggunaan ADD tahun 2024
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panggautan, Ahmad Rifdi saat dikonfirmasi terkait batalnya pelaksanaan musdes di Panggautan mengatakan penyebabnya karena Kades tidak dapat menjawab dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat mengenai ADD tahun 2024.
“Awalnya rapat berjalan lancar, tapi saat salah seorang tokoh masyarakat mempertanyakan terkait anggran Dana Desa tahun 2024, Kades tidak ada jawaban, sehingga masyarakat tidak mau melanjutkan Musdes tersebut,” jelasnya, Kamis (17/04/2025) kemarin.
Saat ditanya terkait poin -poin di APBDes yang belum terealisasi, Ketua BPD mengatakan ada beberapa hal yang belum terealisasi hingga hari ini.
“Mengenai APBDes tahun 2024 belum semuanya terealisasi, salah satunya lampu jalan yang hingga kini belum ada,sementara tahun 2024 empat bulan sudah berlalu,” terangnya.
“Terkait gapura batas RT ada tapi itu dibuat dari tiang bekas teras Masjid Al-Muhajirin yang tidak terpakai setelah renovasi dan ungkapan Kades Kepada kami waktu itu akan dibuat tulisan diantara tiang tersebut, akan tetapi hingga kini juga tidak ada,” tambahnya lagi.
Sementara beberapa orang masyarakat sangat menyayangkan kepada tim pengawas (Inspektorat) diduga tidak bekerja sebagaimana mestinya.
“Mengenai kasus ini, anehnya kok inspektorat yang datang beberapa bulan yang lalu memeriksa ini kok gak tau ya, atau memang tutup mata dengan hal ini,” ungkap warga. (MAD)











