PANYABUNGAN, – sejumlah kader ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi gedung DPRD Madina, Rabu (1/12/2021), guna menyampaikan pernyataan sikap menuntut permohonan maaf Junimart Girsang, anggota DPR RI dari fraksi PDIP.
Kedatangan kader dan pengurus MPC Pemuda Pancasila (PP) Madina ini diterima langsung pimpinan DPRD, yaitu wakil Ketua Harminsyah Batubara dan Wakil Ketua, Erwin Efendi Nasution beserta sejumlah Anggota DPRD di ruangan Badan Musyawarah DPRD Madina.
Harmisnyah Batubara menyampaikan terimakasih kepada pengurus dan Kader PP Madina yang telah hadir ke DPRD melakukan audensi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan teman-teman dari Pemuda Pancasila silaturahmi sekaligus menyampaikan pernyataan sikap ke DPRD Madina,” sebutnya
Wakil Ketua Erwin Nasution menambahkan, kedatangan pengurus MPC PP Madina untuk memberikan pernyataan sikap atas terjadinya insiden yang dilakukan oknum anggota DPR RI .
“Ada 6 poin pernyataan sikap yang disampaikan PP Madina, tentu ini secara berjenjang akan kita tindaklanjuti, karena teman-teman anggota PP merasa tersakiti atas tindakan maupun statemen oknum yang mereka maksud itu,” kata Erwin
“Dan kami merasa bangga PP telah menunjukan jati dirinya salah satu ormas yang berpengalaman, karena telah datang ke DPRD dengan tertib tanpa merepotkan TNI/Polri. Hal ini perlu kita jaga demi kondusifitas daerah,” ujarnya
Sementara pernyataan Sikap yang ditandatangi Ketua MPC PP Madina Akhmad Arjun Nasution dan Sekretaris Zainal Arifin Simbolon menyikapi pernyataan Junimart Girsang Anggota DPR RI yang menurut mereka telah melukai hati kader PP. Berikut pernyataan yang mereka sampaikan ke DPRD Madina
- Menyesalkan dan mengutuk keras pernyataan Junimart Girsang yang meminta Pemerintah RI untuk membubarkan Ormas Pemuda Pancasila.
- Meminta Junimart Girsang untuk mencabut pernyataan tersebut serta meminta maaf secara terbuka dan kesatria dengan langkah jantan Junimart Girsang mendatangi markas besar MPN PP untuk membuat pertanggungjawaban secara moral, etika dan jabatan serta meminta maaf kepada seluruh kader PP. Dan pernyataan maaf di media.
- Meminta kepada pihak berwajib untuk melakukan pemeriksaan intensif serta memproses hukum Junimart Girsang secara transparan untuk mengetahui motif dan penyebab pernyataan kontroversial tersebut.
- Meminta kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarno Putri untuk memberikan sanksi tegas dengan merecall atau memecat Junimart Girsang dari Posisi Anggota DPR RI.
- Meminta kepada Kapolri dan jajarannya untuk secara proporsional dan profesional menangani kasus bentrok antara PP dan aparat Polri di Gedung DPR RI pasca demo menuntut Junimart Girsang kamaren. Kami menduga ada settingan handal para provokator dan actor intelektualnya yang sengaja ingin membenturkan dan merusakan hubungan PP dengan Polri.
- Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dimanapun berada, untuk tetap menjaga serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, menciptakan situasi yang damai dan kondusif serta mewaspadai adanya intrik murahan dan gerakan dari segelintir oknum yang ingin menggagu kamtibmas, instabilitas dan kerukunan sesama anak bangsa.
Setelah pernyataan sikap dibacakan, Sekretaris didampingi pengurus MPC PP Madina menyerahkan pernyataan sikap tersebut kepada pimpinan DPRD Madina. (MN-06)












