Pelamar CPNS di Madina Harus Lulusan Sarjana

MohgaNews|Madina – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dapat dipastikan salah satu daerah yang akan menerima seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Sejauh ini, formasi resminya belum diumumkan dikarenakan masih ada hal teknis yang sedang dilalui oleh panitia seleksi penerimaan. Begitu juga dengan jumlah CPNS yang akan direkrut, karena dari jumlah yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Madina sebanyak 300an, sampai saat ini masih menunggu angka final quota untuk Madina.

Namun, dapat dipastikan pelamar wajib lulusan sarjana (S1) dan tidak ada formasi untuk lulusan SMA sederajat. Sementara, formasi yang diusulkan kebanyakan untuk tenaga guru dan kesehatan.

“Untuk Madina, semua lulusan sarjana, tidak ada formasi bagi lulusan SMA. Ini sesuai kebutuhan dan jumlah pensiun di lingkungan Pemkab Madina,” sebut Kabid pembinaan karir dan SDM Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madina, Zulham kepada MohgaNews pada hari Sabtu (15/9) kemarin.

Zulham menerangkan, mengenai pengumuman resminya dan jumlah formasi serta persyaratan nantinya akan diumumkan secara resmi setelah Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengeluarkan surat keputusan.

“Kalau sudah final jumlah quota Madina, nanti pak Bupati akan mengeluarkan SK nya. Karena, keputusan panitia seleksi nasional tentang quota daerah masih akan disesuaikan untuk kebutuhan daerah, bisa saja nanti formasi untuk Madina yang dikeluarkan dari pusat tidak diperlukan di daerah, disitu nanti disesuaikan dan hasilnya akan diumumkan melalui SK Bupati,” terangnya.

Dalam waktu dekat, sambung Zulham. Pengumuman resmi penerimaan CPNS Madina akan diberitahukan kepada publik mengingat pendaftaran online secara nasional akan dimulai pada tanggal 19 september.
“Secepatnya SK Bupati akan diumumkan,” pungkasnya. (MN-01)