Irwan Daulay Tancap Gas

JAKARTA, Mohga – staf khusus Bupati Madina bidang ekonomi dan pembangunan Irwan H Daulay seolah tancap gas menjalankan tugas yang diamanahkan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution.

Irwan Daulay baru dua hari setelah dilantik bersama Ir Ali Mutiara sebagai staf khusus oleh bupati Sukhairi Nasution pada Senin (20/2/2023) kemarin. Ali Mutiara dipercaya sebagai staf khusus bidang sosial politik

Irwan Daulay beserta timnya saat ini sedang berada di Jakarta, sebagai bentuk terobosan mengejar ketertinggalan Kabupaten Madina yang selama ini belum dirasakan masyarakat perubahannya.

“Kami sedang di Jakarta melaksanakan tugas dari pak Bupati. Tim percepatan pembangunan sedang menyampaikan lima proposal hidropower untuk investoe Norwegia melalui mantan Duta Besatlr RI di Oslo yang juga putra terbaik kita Prof DR Todung Mulya Lubis,” kata Irwan kepada wartawan lewat sambungan telepon, Rabu (22/2/2023)

Ia mengungkapkan banyak hal yang dibincangkan terkait percepatan pembangunan Madina dan Pemulihan ekonomi daerah dengan Todung Mulya Lubis, yang juga masuk dalam tim percepatan pembangunan Kabupaten Madina

“yang menjadi perbincangan hangat kita saat tim bertemu beliau salah satunya termasuk usulan proyek-proyek strategi daerah dan usulan 4 PSN yang nantinya bisa dibiayai APBN, Swasta dan KPBU. Insya Allah tanggal 27 Februari ini rombongan Bupati Madina dan Para tokoh-tokoh Madina di Jakarta akan melakukan silaturahmi dan dialog pembangunan Madina di Hotel Borobudur Jakarta Pusat,” papar mantan dosen Unimed ini.

dalam pertemuan itu nanti, sambung Irwan, semua persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi Kabupaten Madina akan diuraikan, terkait Infrastruktur, kemiskinan, pengangguran, IPM dan kelanjutan pembangunan kawasan Industri di Batahan serta Panyabungan Smart City dan sebagainya.

“Saya minta doa serta dukungannya seluruh masyarakat Madina supaya tim percepatan pembangunan yang dibentuk Bupati Madina ini bisa bekerja dengan baik, dan manfaatnya nanti dapat dirasakan oleh masyarakat Madina,” pungkasnya. (MN-01)