MADINA, Mohga – jamaah pengajian majelis Ta’lim Alqur’an Abroni di Kecamatan Panyabungan mendesak Polisi secepatnya mengungkap pelaku pembongkaran rumah ustaz Endi Hasan di Desa Iparbondar Mandailing Natal (Madina).
Hal ini disampaikan puluhan ibu-ibu dari 4 Desa yakni Gunung Tua Panggorengan, Iparbondar, Gunung Tua Tonga dan gunung tua Julu saat pengajian berlangsung dengan Ustadz Endi Hasan, Jum’at (20/5/2022) pagi.
”kami jamaah berharap pelaku utama pencurian di rumah pengajian kami ini segera terungkap dan ditangkap. Kami hanya bisa berdoa semoga Pihak Kepolisian dapat menangkap semua pelaku secepatnya,” harap mereka.
Ibu-ibu juga berharap kepolisian mengambil langkah serius, sebab permintaan tersebut bisa dianggap permintaan umat dalam menolong tuan guru yang mengajari mereka tentang syariat ajaran agama Islam dalam menentukan arah hidup ke jalan yang benar.
”guru kami berduka, tentu kami juga ikut merasakan. Sekali lagi, kami meminta bapak Polisi menangkap pelaku utamanya” pinta mereka lagi
Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi mengaku hasil penyidikan pelaku pembongkaran rumah yang mereka tangani tersebut masih dalam tahap proses. Andi mengatakan, mereka akan berupaya maksimal dalam menuntaskan kasus ini.
”pelaku penadah handphone milik Endi Hasan sudah kita amankan, saat ini kita mengarah kepada pelaku. Mohon bersabar, ini akan kita upayakan semaksimal mungkin,” katanya.
Peristiwa tersebut terjadi saat Endi Hasan menjadi Khatib pada pelaksanaan salat idul fitri di Masjid Taqwa Muhammadiyah Iparbondar. Rumah yang ditinggal bersama keluarga dibongkar orang tidak dikenal (OTK). Belasan juta uang tunai dan dalam bentuk ATM serta 2 unit Handphone raib digondol maling.
Atas laporan yang dimasukkan Endi Hasan bersama aparat desa, Polsek Panyabungan berhasil mengamankan 1 orang tersangka penadah handphone milik korban bernama Feri Harahap (41) asal Kelurahan Rimba Soping Padangsidimpuan Angkola Julu pada, Minggu (15/5/2022) kemarin (MN-08)






