H. Hermansjah: Anggota PWI Sumut Akan Dapat Santunan Kematian Rp 100 Juta

0
171
Ketua PWI Provinsi Sumatera Utara, H. Hermansjah silaturahmi dengan anggota PWI Sumut

SIDIMPUAN, – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menerima santunan jiwa atau santunan kematian dengan angka yang cukup fantastis, yaitu Rp 100 juta perorang
Program klaim asuransi jiwa dan kematian ini bukan lagi akan terjadi, namun prosesnya sedang berjalan. Ini salah satu program yang akan diwariskan kepengurusan selanjutnya,

“Terpilih atau tidak terpilih, ini akan jadi amal jariyah bagi kami yang dapat kami wariskan untuk anggota PWI Sumut,”” kata Ketua PWI Sumut, Hermansjah, didampingi Sekretaris Edward Taher (Waspada), Bagian Hukum Wilfrid Sinaga (Harian SIB) dan Zultaufik Nasution (Pemred Harian Realitas) di Rumah Makan Batunadua Indah, Kota P. Sidimpuan, Kamis (12/8) malam dalam rangka silaturahmi dengan anggota PWI Sumut di wilayah Tabagsel, Madina, dan Padang Lawas

Di sisi lain Herman, sapaan akrabnya, menyesalkan adanya tudingan yang menyebut dikepengurusannya advokasi wartawan tidak berjalan.

“Itu tudingan yang tidak berdasar, selama lima tahun ini kita terus aktif memberikan bantuan advokasi kepada anggota PWI di seluruh Provinsi Sumut, seperti saat ini kita baru dari Kota Sibolga melakukan bantuan advokasi kepada anggota PWI yang dianiaya saat melakukan tugas jurnalistik,” ungkapnya

Demikian halnya paket Lebaran dan Natal, lanjut Herman, PWI Sumut bukan tidak menyalurkan ke daerah, namun terkendala ketatnya aturan penggunaan dana hibah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“Ke depan kita akan berupaya secara berkesinambungan mengadakan paket Lebaran dan Natal yang sudah kita mulai kembali tahun lalu,” terangnya.

Disinggung alasannya kembali maju di Konfrensi PWI Sumut mendatang, Herman mengatakan, masih ada program yang belum dituntaskan, termasuk menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN).

Ditegaskannya, jika kembali terpilh nantinya, ia akan menjadikan program kepegurusan PWI Sumut tidak dimonopoli pengurus provinsi. Misalnya, work shop dan pelatihan akan lebih ditingkatkan dengan melibatkan para anggota PWI di daerah.

“Silahkan pengurus daerah ajukan proposal mini ke PWI Sumut, nanti akan kita tindaklanjuti,” katanya
Selanjutnya, kata Herman, koperasi PWI Sumut yang beberapa tahun ini mandek akan kembali diaktifkan.

“Dukungan teman-teman anggota biasa PWI Sumut di Kabupaten/Kota sangat kami harapkan demi terlaksananya program-program kerja itu,” ujarnya.

Ketua PWI Kabupaten Madina, Ridwan Lubis, dan Sekretaris PWI Tabagsel, Ikhwan Nasution, menyambut baik antusias pencalonan kembali Hermansjah di Konfrensi PWI Sumut yang akan digelar dua pekan mendatang.

“Kepemimpinan itu harus dua priode, agar program kerjanya tuntas. Bung Herman sangat layak dipilih kembali untuk keduakalinya menahkodai PWI Sumut, karena kinerjanya sudah terbukti baik lima tahun terkahir,” tegas keduanya yang diamini anggota biasa lainnya.

Hadir dalam temu ramah tersebut para anggota biasa dari PWI Tabagsel meliputi Kota P. Sidimpuan, Kabupaten Tapsel dan Paluta, PWI Madina serta Palas.

Selain itu Hermansjah berjanji akan membawa organisasi kewartawanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara yang dia pimpin sekarang untuk lebih baik lagi ke depan

“Itu misi penting. Saya tidak mau muluk-muluk apalagi menawarkan program tidak masuk akal. Misalnya soal kesejahteraan, PWI itu organisasi profesi dan tempat berkumpulnya kaum intelektual semua yang disebut akan dicerna sekaligus diulas anggota,” katanya sekaitan dengan pencalonannya kembali maju menjadi Ketua PWI Sumut untuk periode 2021-2025. (MN-01/rel)