TAPSEL – Jalan Provinsi antara Sipirok sampai Sipagimbar, Tapanuli Selatan, Sumut segera akan diperbaiki. Jalan tersebut akan diperbaiki tahun 2026 ini.
Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Sumut, H. Aswin Painduri SH lewat telepon selulernya baru-baru ini.
Menurut Aswin, perbaikan jalan tersebut sudah dibahas di DPRD Sumut.

“Saya pastikan jalan tersebut akan segera diperbaiki tahun anggaran 2026 ini. Mengingat sudah dianggarkan di Provinsi Sumut,” ujar Aswin yang gemar menemui konstituennya di daerah Tapanuli.
Aswin merinci jalan yang diperbaiki adalah sebagai berikut; peningkatan struktur Jalan Provinsi ruas Sipirok sampai Tandosan. Lalu, peningkatan Jalan Provinsi ruas Tandosan-Simangambat, sampai Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolokhole. Kemudian akan diperbaiki juga jalan Provinsi Ruas Sipagimbar sampai batas Padang Lawas Utara.
Aswin sendiri baru-baru ini berkunjung ke Arse di Kecamatan Arse, Tapsel. Ketika di hadapan masyarat, Aswin juga menyampaikan nada yang sama. Hal serupa juga Aswin sampaikan ketika bertemu masyarakat di Lapangan Sepakbola, Lancat Julu, Tapsel.
“Insya Allah jalan tersebut akan diperbaiki,” kata Aswin yang sedang reses sebagai anggota DPRD Sumut ke tempat tersebut.
Masyarakat sangat antusias menyambut kabar yang disampaikan Aswin.
“Ini angin segar buat masyarakat mengingat hampir lima tahun jalan tersebut rusak berat’,” kata Ahmad Dhaim Pardede, penduduk yang tinggal di Desa Huta Padang, Kecamatan Arse, Tapsel.
Defri Siregar, anggota DPRD Tapsel dari Partai Golkar dengan nada gembira menyatakan, mudah2an jalan tersebut segera selesai.
“Ini sangat membantu perekomian Tapsel, khususnya Kecamatan Sipirok, Kecamatan Arse, dan Kecamatan Saipardolok Hole,” ujar Defri Siregar.
Sedangkan anggota DPRD Tapsel dari Partai Nasdem Drs. Maas Siagian mengatakan, mudah-mudahan segera terlealisasi karena sudah terlalu lama rakyat menderita karena kerusakan jalan tersebut.
Maas yang juga Ketua Ikatan Alumni Pelajar Sipirok Indonesia (IKAPSI) Tabagsel menambahkan, selama ini anak-anak sekolah cukup menderita melewati jalan yang rusak tersebut. Untuk itu Maas menghimbau agar Pemerintah Kabupatan Tapanuli Selatan mengawal dan terus melobi Pemprov Sumut agar perbaikan jalan segera dilaksanakan. “Mari kita kawal bersama,” ujar Maas yang juga Ketua Partai Nasdem Tapanuli Selatan.
Kerusakan jalan, terutama dari Desa Bungabondar ke Arse hingga Aek Torop cukup parah. Rata-rata jalan tersebut hanya bisa dilewati lima kilometer perjam. Bahkan, jalan rusak tersebut sudah memakan korban. Sebuah bus yang mengangkut pelajar terbalik di Aek Torop dan para korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sipirok.
Kerusakan jalan tersebut sudah berkali-kali disampaikan media. Bahkan viral di Medsos. Tapi, baru kali ini Pemprov Sumut ada rencana memperbaikinya.
“Gimana Negara Tinggal Landas tahun 2045. Jalan aja bak kubangan kerbau”, Ujar Lempang Siagian asal Kota Sipirok, Ibu Kota Tapsel, Sumut ketika diminta komentarnya mengenai jalan rusak tersebut.
Nah, mari kita tunggu, apakah Pemprov Sumut bisa segera memperbaikinya. Semoga. (MRL/Rel)












