Laga Mobil Boks vs Truk di Jalan By Pass, 3 Orang Kritis

0
255

MohgaNews|Sidimpuan – kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan by pass Kota Padangsidimpuan. Kali ini laga antara truk fuso dengan mobil colt diesel pada Sabtu (26/10) kemarin sekitar pukul 14.00 Wib, tepatnya di Desa Pudun Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Akibatnya, tiga orang mengalami luka serius di bagian kepala dan bagian lain di tubuh mereka yaitu Armen Daulay (34) tercatat sebagai penduduk Desa Simaninggir Kecamatan Angkola Muara Tais Tapsel. Armen adalah supir dari mobil colt diesel nomor polisi BK 9819 LI. Armen Daulay membawa penumpang bernama Rajab Pulungan (24) warga Desa Balakka Nalomak Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Dan, satu orang penumpang lagi bernama Julfahmi Siregar (25) warga Jl Raja Inal Siregar Gg Jasa Raharja Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Sementara kendaraan kontranya yaitu truk fuso bernomor polisi BA 9986 CU yang dikemudikan supir bernama Khaidir dan seorang penumpang bernama Dedi Nanda.

Kapolresta Padangsidimpuan AKBP Hilman SIk melalui Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Eridal Fitra SH mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wib, yang mana mobil boks yang dikemudikan Armen Daulay bersama dua orang lainnya sebagai penumpang datang dari arah Pijorkoling menuju arah Batunadua.

Ketika itu, Armen Daulay hendak mendahului sebuah kendaraan yang ada di depannya. Namun, saat berusaha mendahului, ternyata dari arah berlawanan sudah ada truk yang dikemudikan Khaidir bersama penumpang Dedi Nanda.

“Armen Daulay hendak mendahului kendaraan yang ada didepannya menggunakan jalur sebelah kanan, tak berhasil dan dia langsung menabrak kaca spion sebelah kanan dan dinding bak sebelah truck fuso yang dikemudikan Khaidir,

“Akibatnya Armen Daulay dan dua orang penumpangnya yaitu Julfahmi Siregar dan Rajab Pulungan mengalami luka-luka di bagian kepala dan anggota tubuh lainnya,” terang AKP Eridal.

Atas kejadian tersebut, sambungnya. Ketiga orang korban tersebut sudah dirawat di RSUD Padangsidimpuan guna mendapat penanganan medis. (MN-10)