MohgaNews|Madina – Pemerintah Desa Pagaran Tonga Kecamatan Panyabungan kabupaten Mandailing Natal (Madina) membagikan bantuan langsung tunai (BLT) penanggulangan Covid-19 dari dana desa tahun 2020 kepada warga penerima, Kamis (20/8/2020)
Jumlah penerima BLT di desa Pagaran Tonga yakni 98 keluarga, dan setiap penerima memperoleh Rp 600 ribu. Pembagian dana BLT dihadiri Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Khairul Andi, Pendamping Lokal Desa, Mukmin beserta Perangkat Desa, BPD, Unsur Muspika Kecamatan Panyabungan serta masyarakat Desa Pagaran Tonga khususnya penerima manfaat BLT Dana Desa.
Pendamping Desa Pemberdaan (PDP) Khairul Andi pada kesempatan itu menyosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan nomor 50 tahun 2020 tentang penambahan BLT Dana Desa untuk tiga bulan berikutnya, yaitu sebesar Rp 300 ribu perorang atau setia penerima manfaat.
“Pemerintah telah memutuskan untuk mengalokasikan anggaran BLT untuk tiga bulan lagi. Tapi jumlahnya tidak lagi Rp 600 ribu melainkan Rp 300 ribu setiap penerima. Kiranya pada saat pembagian bulan berikutnya jangan heran kenapa jumlahnya Rp 300 ribu. Karena ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI. Tidak akan ada pemotongan BLT ini. Kalau ada yang melakukan pemotongan laporkan sama kami, tetapi warga kami minta jangan mudah terpengaruh isu negatif,” kata Khairul Andi.
Andi berperan kepada penerima BLT supaya menggunakan dana tersebut untuk keperluan dan kebutuhan dasar rumah tangga.
“Jangan gunakan untuk hal yang tidak bermanfaat. BLT ini bentuk peduli pemerintah kepada kita sebagai upaya menangani dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19. Kita memang tidak merasakan dampaknya secara langsung, tetapi kita merasakan dampak ekonomi. Karena itu manfaatkan bantuan dana ini untuk keperluan dasar rumah tangga,” pesannya.
Andi menyebut dalam waktu dekat akan ada kegiatan launching gerakan ‘setengah miliar masker untuk desa aman Covid-19’. Dan, ibu-ibu PKK dimintanya agar ikut berpartisipasi menyukseskan program tersebut
Sementara Kepala Desa Pagaran Tonga Samsul Hidayat meminta agar warganya mematuhi protokol kesehatan.
“Kita masih berada di situasi pandemi Covid-19, pemerintah peduli kepada kita semua, walalupun tidak terdampak secara langsung tetapi pemerintah tetap memberikan bantuan dana. Karena itu kita juga harus mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona. Gunakan masker setiap keluar rumah dan sering cuci tangan pakai sabun,” kata Kades. (MN-08)












