Gugatan Partai NasDem Untuk Dapil 4 Madina Ditolak

0
631
Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Anwar Usman

MohgaNews|Madina – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan Partai NasDem untuk perkara di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara, yakni di Kota Pematang Siantar dan Dapil 4 Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Diketahui nomor perkara tersebut ialah 197-05-02/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

“Amar putusan dalam pokok permohonan menolak permohonan untuk seluruhnya,”ujar Ketua MK Anwar Usman di ruang sidang utama, Gedung MK, Jakarta, Jumat (9/8) dikutip dari Media Indonesia.

Untuk perkara Dapil 4 di Kabupaten Madina, menurut Mahkamah, pemohon tidak mampu membuktikan adanya kekeliuran perhitungan surat suara di TPS 03, 04, 10 dan 13 desa Tabuyung di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Menurut hakim Arief Hidayat, dari keterangan Bawaslu Mandailing Natal, saksi NasDem baru mengajukan keberatan ditingkat Kabupaten dan pemohon tidak mampu membuktikan Mana suara yang dianggap sah dan tidak sah.

“Mahkamah berpendapat bahwa permohonan pemohon di Mandaling natal DPRD 4 tidak beralasan secara hukum,” kata Arief.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Madina Fadillah Syarif yang dihubungi MohgaNews, Jumat sore membenarkan informasi gugatan Partai Nasdem untuk Kabupaten Madina 4 ditolak

“berdasarkan informasi yang kami terima, gugatan (NasDem) Dapil Madina 4 ditolak, tapi sejauh ini kami belum menerima salinan putusannya,” kata Syarif.

Dengan keluarnya putusan MK tersebut, Syarif mengatakan, KPU Madina dalam waktu dekat akan menetapkan anggota DPRD Madina terpilih periode 2019-2024.

“sesuai regulasi, lima hari setelah putusan, (dprd terpilih) sudah ditetapkan. Ini kami sedang rapat, rencananya akan melakukan pleno penetapan hari senin lusa. Yang pasti lima hari setelah putusan harus sudah ditetapkan,” pungkasnya. (MN-01)