Erosi Sungai Muara Parlampungan Makin Parah

MUARA BATANG GADIS, – hujan deras yang mengguyur sebagian besar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam sepekan terakhir menyisakan persoalan tersendiri. Ada rumah warga rusak, fasilitas umum hancur, ladang persawahan terancam gagal panen hingga terjadi erosi sungai.

Misalnya di sungai Muara Parlampungan, tepatnya di Desa Lubuk Kapundung II Kecamatan Muara Batang Gadis. Akibat hujan deras seminggu yang lalu, terjadi erosi yang disebabkan pengikisan arus sungai. Kondisinya semakin parah dan membutuhkan penanganan segera dari Pemerintah

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara yang merupakan putra Muara Batang Gadis meminta Pemerintah khususnya pihak BPBD Kabupaten Madina segera mengusulkan perbaikan dan penanganan, selanjutnya Pemerintah Daerah segera melakukan tindakan antisipatif dan rehabilitatif agar kerugian di pihak masyarakat yang lebih parah dapat terhindari dan teratasi segera

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Arsidin Batubara

“Apalagi kondisi cuaca yang belakangan semakin tidak terprediksi dan curah hujan yang semakin tinggi membuat kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat sekitar Siulang-aling khususnya desa Lubuk Kapundung II,” ujar Arsidin kepada MohgaNews, Sabtu (21/8/2021)

“Jika pemerintah memaknai keselamatan warga sebagai hukum tertinggi, maka saat nya pemerintah mengambil langkah cepat dan konrit dan penggunaan mekanisme dana tidak terduga dalam persoalan ini adalah sesuatu hal yang sangat memungkinkan,” ungkapnya

Menurut keterangan yang diterima dari Kepala Desa Lubuk Kapundung II, sebut Arsidin, tekstur tanah yang berpasir dan jarak yang tidak seberapa lagi antara bibir sungai dengan perumahan warga ditambah kondisi cuaca seperti saat ini, maka kekhawatiran atas kondisi yang semakin buruk terus menghantui warga setempat.

“Inilah saatnya pemerintah mengambil langkah cepat dan tidak berbelit lagi secara birokrasi agar warga dalam mengarungi hidup mendapat ketenangan secara mental,” harapnya. (MN-01)