MADINA, Mohga – puluhan orang emak-emak warga Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina melakukan aksi damai ke base camp PT jaya Konstruksi di jalan Lintas Timur Panyabungan, Sabtu (11/2/2023) kemarin
Mereka menuntut PT Jaya Konstruksi (Jakon) tidak menyetop membeli batu dari mereka selaku warga tedekat dari base camp perusahaan konstruksi itu. Sebab sebulan belakangan ini emak-emak terpaksa berhenti bekerja mencari batu mangga dari sungai Aek Pohon dikarenakan PT Jakon tidak mau lagi menampung batu dari warga Pidoli Dolok. Sementara penghasilan dari mencari batu itu salah satu mata pencaharian utama warga setempat.
Mulanya, puluhan kaum ibu-ibu ini mencari nafkah dari hasil mengambil batu mangga di sungai untuk kepentingan pembangunan infrastruktur jalan proyek nasional yang dikerjakan oleh PT Jakon. Perusahaan diketahui mendirikan basecamp di Jalan Lingkar Timur, Pidoli Dolok.
Beberapa penambang batu tradisional yang ditemui MohgaNews di sungai aek pohon, Minggu (12/2/2023) mengaku kehilangan pekerjaan akibat kebijakan terbaru yang digalakkan oleh PT Jakon. Sudah berlangsung sebulan lamanya mereka tidak bekerja.
“PT Jakon jangan hentikan kami mencari makan, tolong perhatikan masyarakat di sini,” ucap salah seorang ibu yang ditemui mohganews
Emak-emak itu menyebut sudah mendatangi markas PT Jakon untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun tidak ada solusi. Mereka pun memohon Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution memediasi warga dengan perusahaan supaya perusahaan itu tetap membeli batu dari warga.
“Dari dahulu warga Pidoli Dolok banyak yang mencari nafkah dari sungai Aek Pohon seperti pasir dan batu. Kami mencari batu kali dengan cara manual, pakai tangan sendiri tanpa alat berat. Soal izin kami masyarakat miskin tidak mungkin dapat mengurus itu. Jadi kami mohon PT Jakon tidak memutus secara sepihak dengan menyetop pembelian batu dari warga, kami putra asli di sini dan dekat dengan base camp PT Jakon,” ujar Baginda Rangkuti, selaku warga Pidoli Dolok kepada mohganews, Minggu (12/2/2023)
Baginda meminta PT Jakon memberdayakan masyarakat agar kelangsungan hidup masyarakat untuk mencari sesuap nasi bisa tetap berjalan.
“Kami harap aspirasi kami ini disampaikan kepada Bapak Bupati Mandailing Natal, itulah yang kami harapkan,” ujarnya. (MN-08)










