MADINA, Mohga – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution bersama segenap personel UPTD Puskesmas Panyabungan Jae pada Kamis (07/09/2023) menyambut kedatangan tim survey akreditasi dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPAPKP).
Setibanya di halaman Puskesmas, Tim Survey dari LPAPKP yang dihadiri oleh dr. Retno Sari Dewi, M.Kes dan dr. Zunaidah Hasanah Harahap, M.Kes, Sp.KKLP langsung disambut Wakil Bupati yang didampingi Asisten II dr. Syarifuddin, Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli, Camat Edy Sahlan serta unsur Forkopimcam.
Kepala Puskesmas Panyabungan Jae dr Yulida Nehri Lubis dalam sambutannya memaparkan kegiatan maupun fasilitas yang dimiliki Puskesmas Panyabungan Jae.
“Terima kasih atas kedatangan tim survey, saat ini Akreditasi Puskesmas Panyabungan Jae ada di tingkat Utama setelah diakreditasi di Tahun 2019 lalu. Dengan persiapan matang, kami sampaikan, kami siap dinilai dan berharap dapat mendapatkan predikat Paripurna,” harap dr. Yulida Nehri Lubis.
“Kita sangat mengharapkan predikat paripurna ini sebagai motivasi untuk peningkatan mutu yang semakin baik, serta berdampak positif terhadap masyarakat seperti hal kualitas pelayanan,” tuturnya lagi.
Pada kesempatan itu, Atika Azmi menyampaikan bahwa peningkatan akreditas merupakan salah satu konsen utama pemerintah. Hal ini telah didorong jauh hari sejak era pemerintahan Sukhairi-Atika.
“Kami berharap tim survey dari LPAPKP nantinya dapat bekerja dengan nyaman dan membuahkan hasil yang memuaskan dan semoga Puskesmas Panyabungan Jae semoga mendapat akreditas Paripurna dan bisa menjadi pelopor bagi Puskesmas di Madina,” sebutnya.
Atika juga menyebutkan, secara pribadi, ia sebagai pemerhati kesehatan akan terus memperhatikan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dan akan terus berupaya mendorong kemajuan dalam bidang tersebut.
“Saya lahir di tengah keluarga yang berkutat dengan dunia kesehatan. Jadi saya juga mengalamai bagaimana berurusan dengan pelayanan kesehatan. Untuk itu kami berkomitmen bagaimana meningkatkan kemajuan dunia kesehatan di Madina. Terakhir, saya minta kita semua bisa menumbuhkembangkan sense of belonging, karena dengan melibatkan perasaan, kita akan lebih ikhlas dalam bekerja, sehingga pelayanan terhadap masyarakat jadi semakin baik,” ucap Atika.
dr. Retno Sari Dewi, M. Kes dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan survey akan dilaksanakan selama 3 hari terhitung mulai 07-09 September 2023 dengan berbagai aspek penilaian.
“Harapan kami, kita semua dapat memahami bahwa kehadiran dan penilaian kami di sini hanya selama tiga hari, dan penilaian yang sesungguhnya itu ada di mata masyarakat. Jadi kami minta tetap pertahankan citra positif dan etika pelayanan yang baik setiap harinya,” pesan dr. Retno.
Informasi dihimpun melalui Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Faisal Situmorang, untuk Tahun ini terdapat 26 Puskesmas di Madina yang ikut proses reakreditasi, dan 4 di antaranya dalam tahap akreditasi menuju tingkat Paripurna.
“Ada 26 Puskesmas yang direakreditasi tahun ini. Tingkatannya yaitu Dasar, Madya, Utama dan Paripurna,” ujar dr. Faisal.
“Sampai saat ini belum ada puskesmas dengan predikat akreditasi Paripurna di Madina. Semoga kali ini empat puskesmas kita, yaitu Puskesmas Panyabungan Jae, Siabu, Mompang dan Kota Nopan bisa meningkat jadi Paripurna,” pungkas Faisal. (MN-07)












