PANYABUNGAN, – bencana alam longsor melanda Dusun Banjar Pagaran wilayah Desa Aek Mata Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu (9/2/2022)
Sehari pasca longsor, akses ke wilayah ini masih sulit dilalui sehingga pemerintah daerah melalui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) menurunkan bantuan sembako
Plt Camat Panyabungan, Miswar Husin mengatakan, hingga saat ini alat berat untuk perbaikan material timbunan tanah di badan jalan belum turun ke lokasi.
“Sebenarnya longsor ini terjadi Kemarin sore. Kita sudah laporkan kepada Dinas PUPR untuk bantuan alat berat, Kadis mengatakan baru besok bisa diturunkan,” kata Miswar, Senin (10/1/2022).

Miswar menceritakan, saat ini masyarakat Aek Mata dan Dusun Banjar Pagaran sudah berusaha membersihkan timbunan tanah tersebut dengan cara menggunakan alat manual.
“Jalannya sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” imbuhnya.
Terakhir, Miswar mengaku telah turun ke lokasi bersama BPBD untuk menyalurkan sembako kepada warga yang diterima langsung oleh Kepala Desa Aek Mata, Andi Sahweri.
“Karena fasilitas jalan menghambat warga untuk membeli kebutuhan pangan, hari ini Pemkab Madina menyalurkan sembako,” tutupnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR, Ruli Andri Lubis menjelaskan kondisi alam di Desa Aek Mata yang cukup menyulitkan untuk menurunkan bantuan alat berat
“Akses masuk ke sana cukup sulit, ada jembatan kayu, kalau kita paksakan masuk ke lokasi, jembatan pasti rusak,
“Tapi bagaimana pun kami tetap upayakan, untuk cara sementara kita lakukan dengan cara manual, kita turunkan tim ke sana bekerja,” kata Ruli. (MN-08)






