MADINA – Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan sembako kepada para santri Mustafawiyah Purba Baru Mandailing Natal (Madina) yang menjadi korban banjir luapan sungai Aek Singolot.
Penyerahan sembako dilakukan oleh perwakilan BIN Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Jum’at (22/12/2023). Bantuan diterima Sekretaris Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru ustaz Mukhlis di Posko Perpustakaan.
Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari melalui perwakilan BIN Tabagsel mengatakan, bantuan sembako diberikan kepada para santri yang menjadi korban banjir.
Hal tersebut, kata mereka, sebagai bentuk kepedulian BIN terhadap masyarakat khususnya bagi santri yang menempuh ilmu agama di pesantren terbesar di Sumut itu.
“Bantuan ini dari BIN Sumut. Bentuknya bantuannya sembako. Merupakan bentuk kepedulian BIN dalam melihat nasib para santri yang sedang menuntut ilmu. Semoga para santri selalu sehat dan dijauhkan dari segala mara bahaya,” katanya.
Anggota BIN Tabagsel itu juga menyampaikan titip salam dari pimpinannya di Sumut. Mereka berdoa semoga para santri Mustafawiyah selalu dalam lindungan yang maha kuasa.
“BIN mengucapkan turut prihatin atas musibah yang terjadi beberapa hari lalu yang menimpa Ponpes Mustafawiyah Purba Baru,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Mustafawiyah Purba Baru mengucapkan terima kasih kepada BIN Sumut dan jajaran yang telah menunjukkan rasa peduli dalam membantu santri yang terdampak musibah. (FAN)






