Beras Bantuan COVID-19 dari Provinsi Untuk Warga Madina Berjamur

Daerah181 Dilihat

MohgaNews|Madina – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan beras bantuan jaring pengaman sosial COVID-19 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk masyarakat Kabupaten Madina.

Ada 8 ton beras yang ditemukan telah berjamur itu, dan sudah dikembalikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara.

Kordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, Gozali Pulungan kepada wartawan mengatakan, bantuan paket sembako dari Pemerintah Provinsi itu sudah diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Madina sebanyak 54.225 paket (total 540,2 ton). Setiap paket berisi 10 Kg beras, 1 kotak mie instan, 1 Kg gula pasir, dan 2 liter minyak makan

“Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata ada 8 ton beras yang berjamur. Setelah kordinasi dengan provinsi, beras tersebut sudah kita pulangkan,” kata Gozali yang juga menjabat Sekda Madina itu usai menyalurkan paket sembako secara simbolis kepada warga penerima di gedung serba guna Panyabungan, Kamis (4/6/2020)

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Ashar Harahap mengatakan, beras berjamur tersebut akan mereka ganti dengan beras baru. Menurutnya, penyebab beras tersebut berjamur dikarenakan kendala cuaca sewaktu diperjalanan pengiriman ke Kabupaten Madina. Pada saat pengiriman truk yang membawa beras itu diguyur hujan.

Diketahui, pemerintah provinsi Sumut menurunkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak COVID-19 di Kabupaten Madina. Jumlah paket sembako bantuan pengaman sosial dari Sumut itu sebanyak 54.225 paket dan sudah mulai disalurkan kepada masyarakat penerima.(MN-01)