MADINA – Personel Samsat UPT Panyabungan, Brigadir Indra, memberikan informasi kepada masyarakat tentang kemudahan membayar pajak melalui aplikasi Signal, Kamis (26/2/2026) di Kantor Samsat UPT Panyabungan, Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan.
Di tengah antrean warga yang hendak mengurus administrasi kendaraan, sosok Brigadir Indra dari Unit Sat Lantas Polres Mandailing Natal (Madina) hadir dengan pendekatan yang hangat.
Brigadir Indra tampak aktif dalam menghampiri warga satu per satu untuk memperkenalkan SIGNAL (Samsat Digital Nasional), sebuah aplikasi yang digadang-gadang menjadi solusi bagi warga Madina yang sibuk namun ingin tetap taat pajak.
Sambil menunjuk poster panduan yang terpasang rapi di ruang kerja Samsat, Brigadir Indra menjelaskan bahwa membayar pajak kini tidak lagi harus identik dengan antrean panjang.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir memberikan kemudahan. Lewat aplikasi SIGNAL, urusan pajak selesai cukup dari rumah saja,” kata Brigadir Indra saat berbincang santai dengan salah satu wajib pajak.
Brigadir Indra dalam kesempatan itu turut membedah lima poin keunggulan utama yang membuat aplikasi ini wajib ada di ponsel warga Madina
- Praktis & Efisien: Tidak perlu lagi mengantre berjam-jam. Waktu Anda yang berharga bisa digunakan untuk aktivitas harian lainnya.
- Data Kredibel & Terintegrasi: Sistem ini menghubungkan database kendaraan POLRI, Dukcapil Kemendagri, dan Bapenda secara real-time. Keamanan data jadi prioritas utama.
- Dokumen Digital yang Sah: Setelah bayar, Anda langsung dapat E-TBPKP dan E-Pengesahan. Jika ada pemeriksaan di jalan dan dokumen fisik belum tiba, dokumen digital ini sah untuk ditunjukkan.
- Opsi Pengiriman Dokumen Fisik: Fleksibilitas adalah kuncinya. Anda bisa memilih mengambil dokumen fisik di Samsat terdaftar atau duduk manis menunggu dokumen diantar langsung ke depan pintu rumah.
- Transparansi & Modernisasi: Dengan menggunakan SIGNAL, warga secara tidak langsung mendukung pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan pajak daerah.
Indra menyebut upaya ini bukan hanya sekadar formalitas, baginya, edukasi yang humanis adalah cara terbaik untuk mengajak masyarakat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Aplikasi SIGNAL bukan hanya soal teknologi, tapi soal menghargai waktu masyarakat dan membangun sistem pemerintahan yang lebih modern di Bumi Gordang Sambilan,” tutup dia. (FAN)












